Training Manajemen Risiko, Biaya, dan Waktu

Training Manajemen Risiko, Biaya, dan Waktu

Kondisi bisnis yang penuh ketidakpastian, persaingan ketat, serta fluktuasi ekonomi global, perusahaan sering kali dihadapkan pada kegagalan proyek atau operasional akibat:

  • Keterlambatan Jadwal (Time Delay): Akibat perencanaan yang kurang matang atau tidak memperhitungkan risiko eksternal.
  • Pembengkakan Biaya (Cost Overrun): Akibat tidak terdeteksinya risiko finansial sejak awal perencanaan.
  • Kegagalan Mitigasi: Penanganan masalah yang bersifat reaktif.

Oleh karena itu, organisasi membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu merencanakan target waktu dan anggaran, tetapi juga cakap dalam menganalisis, mengukur, dan mengendalikan risiko yang menyertainya secara terintegrasi.

Training ini dirancang untuk membekali para profesional, manajer, dan pengambil keputusan dengan kerangka kerja komprehensif guna mengintegrasikan tiga pilar utama proyek atau operasional bisnis: Risiko, Biaya, dan Waktu.

Ketiga elemen ini saling terkait secara erat (dikenal sebagai Triple Constraint dalam manajemen); perubahan pada salah satu elemen pasti akan berdampak langsung pada dua elemen lainnya. Melalui pendekatan berbasis standar internasional, peserta akan belajar bagaimana mengidentifikasi potensi hambatan sejak dini, mengendalikan anggaran agar terhindar dari cost overrun, menjaga jadwal (time schedule) agar tetap tepat waktu, serta memitigasi risiko secara proaktif.

Tujuan & Manfaat Training 

  • Menguasai Integrasi 3 Pilar: memetakan hubungan sebab-akibat antara keterlambatan waktu, lonjakan biaya, dan kemunculan risiko.
  • Mahir Menilai Risiko (Risk Assessment): Mampu mengidentifikasi dan mengukur probabilitas serta dampak risiko terhadap durasi dan anggaran.
  • Terampil Mengendalikan Waktu & Biaya: Mampu menggunakan teknik penjadwalan yang realistis serta menyusun cadangan kontingensi (contingency budget & schedule).
  • Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Mampu merumuskan tindakan korektif yang cepat dan tepat saat terjadi deviasi di lapangan.

Garis Besar Program

 

HARI Ke 1 –  Fondasi Manajemen Risiko Terintegrasi & Pengendalian Waktu

1: Pengantar Manajemen Risiko, Biaya, & Waktu Berstandar Internasional

    • Konseptual Triple Constraint (Ruang Lingkup, Waktu, Biaya) dan hubungannya dengan Risiko (Standar ISO 31000).
    • Dampak ketidakpastian terhadap pencapaian target strategis organisasi.
    • Kategori risiko dalam operasional dan proyek: Strategis, Operasional, Finansial, dan Eksternal.

2: Identifikasi & Penilaian Risiko (Risk Assessment)

    • Teknik penggalian risiko: Brainstorming, Delphi Technique, dan Root Cause Analysis (Fishbone Diagram & 5 Whys).
    • Penyusunan Risk Register (Daftar Risiko Komprehensif).
    • Penyusunan Matriks Risiko: Menilai Tingkat Probabilitas vs. Dampak (Likelihood & Impact Matrix).

3: Manajemen Waktu & Penjadwalan Berbasis Risiko (Time Management)

    • Teknik penyusunan Work Breakdown Structure (WBS) dan Critical Path Method (CPM).
    • Bagaimana risiko eksternal dan internal mempengaruhi jalur kritis (Critical Path) proyek.
    • Menghitung Schedule Reserve (Cadangan Waktu/Buffer) untuk mengantisipasi keterlambatan.

4:  Menyusun Risk Register dan mengidentifikasi Critical Path dari studi kasus nyata

     (skenario industri konstruksi/jasa).

HARI KE 2 – Pengendalian Biaya, Mitigasi, & Evaluasi Kinerja Terpadu

5: Pengendalian Biaya & Anggaran Berbasis Risiko (Cost Control & Budgeting)

    • Penyusunan anggaran yang akurat: Activity-Based Budgeting & estimasi biaya berbasis tiga titik (Three-Point Estimating).
    • Menghitung Contingency Budget (Cadangan Biaya) berdasarkan hasil analisis kuantitatif risiko.
    • Pengendalian Cost Overrun dan pengelolaan Sunk Cost dalam pengambilan keputusan.

6: Integrasi Pengukuran Kinerja (Waktu & Biaya Bersamaan)

    • Penerapan Earned Value Management (EVM) untuk memantau performa biaya dan waktu secara simultan.
    • Membaca indikator utama: Schedule Variance (SV), Cost Variance (CV), Schedule Performance Index (SPI), dan Cost Performance Index (CPI).
    • Mendeteksi dini potensi pembengkakan anggaran dan keterlambatan sebelum terlambat.

7: Strategi Mitigasi & Respons Risiko Lanjutan

    • 4 Strategi Utama Menghadapi Risiko: Avoid (Hindari), Mitigate (Kurangi), Transfer (Alihkan/Asuransi), dan Accept (Terima).
    • Menyusun Response Plan yang memiliki pemilik risiko (Risk Owner) dan batas waktu jelas.
    • Pembuatan Key Performance Indicators (KPI) dan Dashboard Monitoring Terpadu.

8: Latihan/Simulasi Krisis Manajemen & Action Plan

    • Simulasi penanganan krisis: Mengatasi skenario di mana proyek mengalami lonjakan biaya dan keterlambatan waktu secara bersamaan.
    • Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (Individual/Group Action Plan) yang bisa langsung diaplikasikan di tempat kerja peserta.

Metode Training 

  • Online Training
  • Offline Training

Target Peserta Training 

  • Pihak – Pihak terkait

Trainer Leadership

  • Jaka Laksamana

Jadwal Public Training

Program Public Training diselenggarakan secara berkala. Jadwal training dapat dipilih berdasarkan kalender Public Training Johnson Indonesia dan dikonfirmasikan kembali kepada peserta sebelum pelaksanaan.

Jadwal Training:

07–08 Januari 2027 14-15 Juli 2027
05–06 Februari 2027 06-07 Agustus 2027
10–11 Maret 2027 01-02 September 2027
06–07 April 2027 14-15 Oktober 2027
18–19 Mei 2027 24-25 November 2026
08–09 Juni 2027 08-09 Desember 2026

Note: Permintaan Training Khusus (Materi, Jadwal & Lokasi Khusus) & Fixed Running – Hubungi Call / WhatsApp: 0815972 5020 

Lokasi Training 

Training dapat diselenggarakan secara offline di Jakarta, Johnson Training Center, hotel, lokasi perusahaan, maupun berbagai kota di Indonesia berdasarkan kebutuhan peserta dan perusahaan. Program juga tersedia dalam format Online Training.

  • Alternatif Hotel: Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Hotel Holiday Inn, dll (Lokasi Dapat By Request)
  • Lokasi Private Training: Johnson Training Center (Komp. Daan Mogot Baru 3A/10 Jakarta Barat)

Kepastian Lokasi Training akan kami konfirmasi Kembali Kepada Peserta Training

Investasi Training 

  • Offline Training Jakarta: Rp5.950.000/orang untuk 2 hari dengan minimal 3 peserta. Fasilitas meliputi seminar kit, certificate, lunch, snack dan souvenir.
  • Offline Training Luar Jakarta: Rp12.000.000/orang untuk pasti running; Rp8.500.000/orang untuk 1–5 peserta; dan Rp8.000.000/orang untuk lebih dari 5 peserta.
  • Private Onsite Training: Rp8.000.000/orang untuk 2 hari atau Rp5.950.000/orang untuk 1 hari di Johnson Training Center.
  • Online Training: Rp5.500.000/orang untuk 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.

In-House Training

Johnson Indonesia menyediakan In-House Training bagi perusahaan yang membutuhkan program pengembangan Supervisor, Manager, dan Leader secara khusus. Materi, studi kasus, jadwal, jumlah peserta, serta lokasi training dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi organisasi.

Scroll to Top
Call Us Now