Effective Business Communication

 

Training Effective Business Communication

Komunikasi Bisnis Profesional & Efektif

Training Effective Business Communication merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan komunikasi bisnis secara efektif, jelas, profesional, persuasif, dan berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi.

Dalam lingkungan bisnis, komunikasi menjadi bagian penting dalam koordinasi pekerjaan, penyampaian informasi, hubungan antara atasan dan bawahan, kerja sama antar departemen, pelayanan pelanggan, negosiasi, presentasi, handling complaint, hubungan dengan vendor, hingga komunikasi dengan stakeholder eksternal.

Melalui Training Effective Business Communication, peserta mempelajari konsep dan prinsip komunikasi bisnis, komunikasi internal dan eksternal, komunikasi vertikal dan horizontal, Communication Skill, 3V Communication, Effective Listening, Feedback, Interpersonal Communication, DISC, NLP, Building Trust, Persuasion & Influence, serta standardisasi sistem komunikasi dalam organisasi.

Mengapa Effective Business Communication Penting?

Banyak masalah dalam organisasi bukan semata-mata disebabkan oleh kurangnya kompetensi teknis, tetapi juga oleh informasi yang tidak jelas, asumsi yang berbeda, komunikasi yang terlambat, kurangnya koordinasi, kemampuan mendengarkan yang rendah, atau ketidakjelasan tanggung jawab.

Effective Business Communication membantu profesional menyampaikan pesan secara lebih terstruktur, memahami lawan bicara, mengurangi kesalahpahaman, meningkatkan koordinasi, membangun hubungan kerja, serta mendukung pencapaian target bisnis.

Manfaat Training Effective Business Communication

  • Meningkatkan kompetensi profesional dalam Effective Business Communication.
  • Memahami konsep, prinsip, dan tujuan komunikasi bisnis.
  • Meningkatkan kompetensi komunikasi bisnis internal dan eksternal.
  • Memahami jenis-jenis komunikasi bisnis.
  • Meningkatkan kemampuan menyampaikan pesan secara jelas dan terstruktur.
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi antara atasan dan bawahan.
  • Meningkatkan komunikasi antar karyawan dan antar departemen.
  • Meningkatkan kemampuan Effective Listening.
  • Memahami penggunaan Verbal, Vocal, dan Visual dalam komunikasi.
  • Meningkatkan kemampuan memberikan dan menerima feedback.
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal.
  • Mengenali perbedaan kepribadian melalui DISC.
  • Memahami NLP dalam komunikasi dan Building Trust.
  • Meningkatkan kemampuan persuasi dan influencing.
  • Meningkatkan komunikasi dalam presentasi dan negosiasi.
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi saat menangani complaint.
  • Meningkatkan koordinasi dan kolaborasi lintas fungsi.
  • Mendukung terciptanya sistem komunikasi organisasi yang lebih efektif.

Materi Training Effective Business Communication

1. Introduction to Business Communication

  • Konsep Komunikasi Bisnis.
  • Prinsip Komunikasi Bisnis.
  • Tujuan Komunikasi Bisnis.
  • Peranan komunikasi dalam pencapaian target.
  • Communication Process.
  • Sender – Message – Channel – Receiver.
  • Encoding & Decoding.
  • Feedback.
  • Communication Context.
  • Communication Effectiveness.

Dampak Kegagalan Komunikasi Bisnis

  • Kesalahpahaman.
  • Kesalahan pekerjaan.
  • Informasi tidak lengkap.
  • Duplikasi pekerjaan.
  • Keterlambatan penyelesaian pekerjaan.
  • Konflik interpersonal.
  • Koordinasi yang lemah.
  • Menurunnya kualitas pelayanan.
  • Kesalahan pengambilan keputusan.
  • Menurunnya produktivitas.

Faktor Penyebab Masalah Komunikasi

2. Communication Barriers

  • Pesan tidak jelas.
  • Informasi terlalu banyak atau terlalu sedikit.
  • Perbedaan persepsi.
  • Perbedaan pengalaman.
  • Perbedaan kepribadian.
  • Perbedaan bahasa dan istilah.
  • Kurangnya kemampuan mendengarkan.
  • Asumsi.
  • Emosi.
  • Status dan hierarki.
  • Media komunikasi yang kurang tepat.
  • Kurangnya feedback.

Komunikasi Bisnis Internal & Eksternal

3. Business Communication

Jenis Contoh Komunikasi
Internal Communication Atasan, bawahan, rekan kerja, tim, departemen, manajemen.
External Communication Customer, vendor, supplier, pemerintah, mitra bisnis dan stakeholder.

Komunikasi Vertikal

4. Atasan – Bawahan

  • Downward Communication.
  • Upward Communication.
  • Memberikan instruksi kerja.
  • Menyampaikan target.
  • Menyampaikan prioritas.
  • Memberikan laporan.
  • Menyampaikan masalah.
  • Meminta dukungan.
  • Memberikan feedback.
  • Clarifying Expectations.

Komunikasi Horizontal

5. Komunikasi Antar Karyawan & Departemen

  • Peer-to-Peer Communication.
  • Cross-Functional Communication.
  • Coordination.
  • Information Sharing.
  • Problem Escalation.
  • Managing Dependencies.
  • Collaborative Communication.
  • Building Cooperation.

Communication Skill For Business

6. Fundamental Communication Skill

  • Konsep komunikasi.
  • Mindset Communication Skill.
  • Communication Objective.
  • Understanding Audience.
  • Message Structure.
  • Clear Communication.
  • Concise Communication.
  • Professional Communication.
  • Audience-Oriented Communication.

3V Communication

7. Verbal – Vocal – Visual

Komponen Fokus
Verbal Pemilihan kata, struktur pesan, kejelasan bahasa.
Vocal Intonasi, volume, tempo, artikulasi, penekanan.
Visual Ekspresi, gesture, posture, eye contact dan penampilan profesional.

Effective Listening Skill

8. Mendengar Secara Efektif

  • Hearing vs Listening.
  • Active Listening.
  • Empathic Listening.
  • Listening Without Interrupting.
  • Understanding the Message.
  • Observing Verbal & Non-Verbal Signals.
  • Clarification.
  • Paraphrasing.
  • Confirming Understanding.
  • Responding Appropriately.

Komunikasi bisnis yang efektif bukan hanya kemampuan berbicara. Kemampuan mendengarkan membantu profesional memahami kebutuhan, masalah, informasi, dan perspektif orang lain sebelum memberikan respons.

Questioning Skill

9. Teknik Bertanya dalam Komunikasi Bisnis

  • Open Question.
  • Closed Question.
  • Probing Question.
  • Clarifying Question.
  • Confirming Question.
  • Reflective Question.
  • Solution-Oriented Question.

Feedback Skill

10. Teknik Memberikan Umpan Balik

  • Purpose of Feedback.
  • Positive Feedback.
  • Corrective Feedback.
  • Specific Feedback.
  • Fact-Based Feedback.
  • Behavior vs Personality.
  • Giving Feedback Professionally.
  • Receiving Feedback.
  • Follow-Up.

Assertive Communication

11. Komunikasi Tegas & Profesional

Gaya Karakteristik
Passive Sulit menyampaikan kebutuhan atau pendapat secara jelas.
Aggressive Menyampaikan kepentingan dengan mengabaikan perspektif pihak lain.
Assertive Menyampaikan pendapat secara jelas, tegas, dan tetap menghargai orang lain.

Komunikasi Bisnis Secara Interpersonal

12. Interpersonal Communication Skill

  • Intrapersonal Communication.
  • Interpersonal Communication.
  • Variabel kebutuhan dasar dalam komunikasi interpersonal.
  • Self-Awareness.
  • Understanding Others.
  • Building Rapport.
  • Building Trust.
  • Empathy.
  • Respect.
  • Relationship Management.

Mengenali Kepribadian dengan DISC

13. Communication Style Awareness

  • Dominance.
  • Influence.
  • Steadiness.
  • Compliance.
  • Understanding Communication Preferences.
  • Understanding Working Style.
  • Adapting Communication Style.
  • Communication Flexibility.
DISC Pendekatan Komunikasi
D – Dominance Langsung, ringkas, fokus pada hasil dan tindakan.
I – Influence Interaktif, positif, komunikatif dan relationship-oriented.
S – Steadiness Tenang, suportif, jelas dan memberikan kesempatan beradaptasi.
C – Compliance Terstruktur, detail, logis dan berbasis informasi.

NLP dalam Business Communication

14. Building Rapport & Trust

  • NLP Communication Awareness.
  • Rapport Building.
  • Understanding Communication Preference.
  • Verbal & Non-Verbal Awareness.
  • Building Connection.
  • Building Trust.
  • Adapting Communication.

Persuasion & Influencing Skill

15. Membujuk & Mempengaruhi Secara Profesional

  • Understanding Audience Needs.
  • Building Credibility.
  • Building Trust.
  • Logical Argument.
  • Benefit-Oriented Communication.
  • Handling Different Perspectives.
  • Influencing Without Authority.
  • Persuasive Communication.
  • Call to Action.

Business Presentation Communication

16. Komunikasi dalam Presentasi Bisnis

  • Presentation Objective.
  • Audience Analysis.
  • Opening.
  • Message Structure.
  • Key Message.
  • Supporting Data.
  • Verbal & Non-Verbal Delivery.
  • Handling Questions.
  • Closing.
  • Call to Action.

Communication in Negotiation

17. Komunikasi dalam Negosiasi Bisnis

  • Understanding Interests.
  • Questioning.
  • Active Listening.
  • Clarification.
  • Persuasive Communication.
  • Handling Objection.
  • Managing Differences.
  • Building Agreement.
  • Confirming Commitment.

Communication for Handling Complaint

18. Komunikasi Menghadapi Keluhan

  • Listen.
  • Understand the Complaint.
  • Show Empathy.
  • Clarify the Issue.
  • Avoid Defensive Communication.
  • Explain Clearly.
  • Offer Appropriate Solution.
  • Confirm Understanding.
  • Follow-Up.

Communication Under Pressure

19. Berkomunikasi dalam Situasi Sulit

  • Managing Emotional Response.
  • Stay Focused on Facts.
  • Listen Before Responding.
  • Avoid Assumption.
  • Clarify the Issue.
  • Use Assertive Communication.
  • Focus on Solution.
  • Confirm Next Action.

Communication & Conflict Management

  • Understanding Different Perspectives.
  • Separate Person from Problem.
  • Active Listening.
  • Clarifying Misunderstanding.
  • Managing Emotional Communication.
  • Finding Common Ground.
  • Win-Win Communication.
  • Solution-Oriented Communication.

Cross-Functional Communication

20. Komunikasi Antar Departemen

  • Understanding Different Functional Priorities.
  • Clarifying Roles.
  • Clarifying Responsibilities.
  • Information Sharing.
  • Managing Dependencies.
  • Coordinating Deadlines.
  • Problem Escalation.
  • Managing Expectations.
  • Building Collaboration.

Komunikasi dengan Atasan

  • Reporting Progress.
  • Reporting Problems.
  • Presenting Solutions.
  • Requesting Decision.
  • Requesting Support.
  • Clarifying Priorities.
  • Managing Expectations.
  • Concise Communication.

Komunikasi dengan Bawahan

  • Giving Clear Direction.
  • Explaining Expectations.
  • Delegating Tasks.
  • Giving Feedback.
  • Coaching Communication.
  • Listening to Concerns.
  • Motivating Communication.
  • Performance Communication.

Komunikasi dengan Customer

  • Understanding Customer Needs.
  • Professional Language.
  • Active Listening.
  • Questioning.
  • Explaining Solutions.
  • Managing Expectations.
  • Handling Objection.
  • Handling Complaint.
  • Building Trust.

Komunikasi dengan Vendor & Supplier

  • Requirement Communication.
  • Clarifying Specification.
  • Negotiation Communication.
  • Performance Discussion.
  • Problem Communication.
  • Corrective Action Communication.
  • Relationship Management.

Business Communication Through Digital Channels

21. Professional Digital Communication

  • Email Communication.
  • Business Chat Communication.
  • Online Meeting Communication.
  • Choosing the Appropriate Channel.
  • Clear Subject & Purpose.
  • Concise Message.
  • Professional Tone.
  • Response Time Awareness.
  • Confirming Action Items.

Effective Business Email Communication

  • Clear Subject.
  • Purpose-Oriented Opening.
  • Structured Information.
  • Professional Language.
  • Clear Request.
  • Deadline / Timeline.
  • Call to Action.
  • Professional Closing.

Meeting Communication

22. Komunikasi dalam Meeting

  • Meeting Objective.
  • Preparing Key Information.
  • Expressing Ideas Clearly.
  • Active Listening.
  • Questioning & Clarification.
  • Managing Discussion.
  • Summarizing Agreement.
  • Action Items.
  • PIC & Deadline.

Standardisasi Sistem Komunikasi Bisnis Internal

23. Organizational Communication System

  • Model Komunikasi Organisasi.
  • Standar Komunikasi Organisasi.
  • Sistem Pelaporan.
  • Sistem Informasi.
  • Sistem Konsultasi.
  • Communication Flow.
  • Communication Channel.
  • Escalation Process.
  • Feedback Mechanism.

Model Alur Komunikasi Organisasi

Alur Fungsi
Downward Arahan, kebijakan, target, instruksi dan informasi dari manajemen.
Upward Laporan, feedback, masalah, usulan dan informasi kepada atasan.
Horizontal Koordinasi antar individu atau unit pada level yang relatif setara.
Cross-Functional Kolaborasi dan koordinasi lintas fungsi atau departemen.

Communication Planning

24. Merencanakan Komunikasi Bisnis

  • What is the Objective?
  • Who is the Audience?
  • What is the Key Message?
  • What Information is Needed?
  • What Channel Should Be Used?
  • When Should It Be Communicated?
  • What Response is Expected?
  • How Will Understanding Be Confirmed?

7C Effective Business Communication

Prinsip Fokus
Clear Pesan mudah dipahami.
Concise Ringkas dan tidak berlebihan.
Concrete Spesifik dan didukung informasi yang relevan.
Correct Informasi dan bahasa tepat.
Coherent Pesan tersusun secara logis.
Complete Informasi penting tersedia.
Courteous Disampaikan secara profesional dan menghargai pihak lain.

Effective Business Communication Framework

Tahap Aktivitas
Purpose Tentukan tujuan komunikasi.
Audience Kenali kebutuhan dan karakteristik penerima pesan.
Message Susun pesan utama secara jelas dan terstruktur.
Channel Pilih media komunikasi yang sesuai.
Deliver Sampaikan menggunakan Verbal, Vocal dan Visual yang tepat.
Listen Dengarkan respons dan perspektif penerima.
Feedback Pastikan pemahaman dan tindak lanjut.

Workshop, Studi Kasus & Simulasi

  • Communication Style Assessment.
  • Business Communication Case Study.
  • 3V Communication Practice.
  • Active Listening Exercise.
  • Questioning & Clarification Exercise.
  • Feedback Simulation.
  • Assertive Communication Practice.
  • DISC Communication Exercise.
  • Building Rapport Simulation.
  • Persuasion & Influencing Practice.
  • Handling Complaint Simulation.
  • Cross-Functional Communication Case Study.
  • Business Presentation Practice.
  • Business Communication Action Plan.

Kompetensi yang Dikembangkan

  • Effective Business Communication.
  • Communication Skill.
  • Interpersonal Communication.
  • Intrapersonal Communication.
  • Active Listening.
  • Questioning Skill.
  • Feedback Skill.
  • Assertive Communication.
  • Persuasive Communication.
  • Influencing Skill.
  • Building Trust.
  • Presentation Communication.
  • Negotiation Communication.
  • Complaint Handling Communication.
  • Cross-Functional Communication.
  • Organizational Communication.

Target Peserta Training

Training Effective Business Communication ditujukan untuk Manager, Supervisor, dan Staff yang membutuhkan peningkatan kemampuan komunikasi untuk mendukung efektivitas pekerjaan dan pencapaian target.

Program ini juga relevan bagi Team Leader, Coordinator, Sales, Marketing, Customer Service, Human Resources, Finance, Procurement, Supply Chain, Operations, Production, Engineering, Administration, Secretary, Project Team, Business Development, serta profesional dari berbagai fungsi perusahaan.

Trainer / Fasilitator

  • Johnson Alvonco, Ph.D.
  • Dra. Ani Wijaya, MM, Psi.

Jadwal Training Effective Business Communication

Periode Tanggal Pelaksanaan
Agustus 2026 27–28 Agustus 2026
September 2026 22–23 September 2026
Oktober 2026 22–23 Oktober 2026
November 2026 23–24 November 2026
Desember 2026 22–23 Desember 2026
Januari 2027 27–28 Januari 2027
Februari 2027 25–26 Februari 2027
Maret 2027 02–03 Maret 2027
April 2027 23–24 April 2027
Mei 2027 05–06 Mei 2027
Juni 2027 25–26 Juni 2027
Juli 2027 22–23 Juli 2027

Jam Pelaksanaan: Online maupun Onsite Training dilaksanakan selama 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.

Catatan: Jadwal mengikuti halaman khusus Effective Business Communication dan dapat mengalami penyesuaian. Silakan melakukan konfirmasi kepada Johnson Indonesia sebelum pendaftaran.

Tempat Pelaksanaan

Alternatif tempat pelaksanaan Offline / Onsite Training Jakarta meliputi Hotel Ciputra, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, atau hotel lainnya yang akan dikonfirmasikan kemudian.

Metode Pelaksanaan

  • Public Training – mengikuti jadwal Johnson Indonesia.
  • Online Training – Zoom Meeting, 2 hari pukul 09.00–16.00 WIB.
  • Onsite Training – hotel / Johnson Training Center, 2 hari pukul 09.00–16.00 WIB.
  • Private Training – kelas khusus.
  • In-House Training – program disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Fee Investasi Training

Onsite Training Jakarta

Rp5.950.000/orang / 2 hari, minimal pengiriman 3 peserta, pelaksanaan di hotel.

Investasi termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Onsite Training Luar Jakarta

  • Rp12.000.000/orang – PASTI RUNNING.
  • Rp8.500.000/orang – sesuai ketentuan jumlah peserta pada halaman program.
  • Rp8.000.000/orang – untuk jumlah peserta di atas 5 orang.
  • Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Private Onsite Training

  • Rp8.000.000/orang / 2 hari – PASTI RUNNING.
  • Rp5.950.000/orang / 1 hari – PASTI RUNNING.
  • Lokasi: Training Center Johnson Indonesia.
  • Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Online Training

Rp5.500.000/orang, pelaksanaan 2 hari pukul 09.00–16.00 WIB.

Daftar Client Johnson Indonesia

Daftar perusahaan dan institusi yang telah menggunakan layanan Johnson Indonesia dapat dilihat melalui Daftar Client Johnson Indonesia.

Public Training Effective Business Communication

Johnson Indonesia menyediakan Public Training Effective Business Communication untuk Manager, Supervisor, Staff, Team Leader, dan profesional yang ingin meningkatkan kemampuan komunikasi bisnis, interpersonal communication, listening, feedback, persuasion, presentation, negotiation, dan komunikasi lintas fungsi.

In-House Training Effective Business Communication

In-House Training Effective Business Communication dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, level peserta, pola komunikasi organisasi, serta permasalahan komunikasi aktual yang terjadi di lingkungan kerja.

Studi kasus dapat diarahkan pada komunikasi antara atasan dan bawahan, komunikasi lintas departemen, reporting, meeting, customer communication, vendor communication, handling complaint, negotiation, presentation, feedback, maupun standardisasi sistem komunikasi internal.

Training Terkait – Internal Link

Business Communication Action Plan

Pada akhir training, peserta dapat menyusun Business Communication Action Plan yang mencakup Communication Objective, Audience, Key Message, Communication Style, Appropriate Channel, Listening Strategy, Questioning Strategy, Feedback, Expected Response, Follow-Up, serta area komunikasi yang perlu ditingkatkan.

Mengapa Memilih Johnson Indonesia?

Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002 menyediakan Public Training, In-House Training, Corporate Training, Private Training, Offline Training, dan Online Training untuk meningkatkan kompetensi Leadership, Managerial, Communication, Sales, Service, Human Resources, Finance, Operations, dan berbagai bidang profesional lainnya.

Melalui Training Effective Business Communication, peserta memperoleh pendekatan praktis untuk meningkatkan kualitas penyampaian pesan, listening, feedback, komunikasi interpersonal, persuasi, presentasi, negosiasi, koordinasi, serta komunikasi bisnis internal dan eksternal.

Pendaftaran Training Effective Business Communication

Tingkatkan kemampuan Manager, Supervisor, Staff, dan profesional perusahaan dalam menyampaikan informasi secara jelas, membangun hubungan kerja, meningkatkan koordinasi, mengurangi kesalahpahaman, dan mencapai tujuan bisnis melalui Training Effective Business Communication Johnson Indonesia.

Scroll to Top
Call Us Now