Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011

 

Training Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011

Training Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011 merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam merencanakan, melaksanakan, melaporkan, dan melakukan tindak lanjut audit sistem manajemen secara efektif. Program ini membantu peserta memahami konsep audit, pendekatan proses, kompetensi auditor, audit program, audit plan, teknik pelaksanaan audit, audit reporting, audit follow-up, serta bagaimana menjadikan audit sebagai salah satu alat peningkatan kinerja organisasi.

Audit sistem manajemen memiliki peranan penting dalam memastikan bahwa kebijakan, prosedur, proses, dan sistem yang diterapkan perusahaan berjalan sesuai persyaratan serta mampu mencapai tujuan organisasi. Audit yang efektif tidak hanya berfungsi untuk menemukan ketidaksesuaian, tetapi juga membantu perusahaan mengidentifikasi peluang perbaikan, meningkatkan efektivitas proses, mengendalikan risiko, dan mendorong continuous improvement.

Melalui Training ISO 19011 Johnson Indonesia, peserta akan mempelajari prinsip dan konsep audit, kualifikasi dan peran auditor, penyusunan audit program dan audit plan, teknik pengumpulan audit evidence, pelaksanaan interview, penyusunan audit findings, pelaporan audit, audit follow-up, serta evaluasi efektivitas audit.

Mengapa Training ISO 19011 Penting?

Organisasi yang menerapkan sistem manajemen membutuhkan proses audit yang objektif, sistematis, terdokumentasi, dan memberikan nilai tambah. Auditor perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar audit tidak hanya menjadi kegiatan administratif atau sekadar mencari kesalahan, tetapi mampu memberikan informasi yang bermanfaat bagi manajemen.

Pelatihan Audit Sistem Manajemen membantu peserta memahami bagaimana mempersiapkan audit, menentukan tujuan dan ruang lingkup, memilih metode audit, menyusun checklist, melakukan interview, mengumpulkan bukti objektif, mengevaluasi kesesuaian, menyusun temuan, membuat laporan, serta melakukan follow-up terhadap tindakan perbaikan.

Tujuan Training Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011

Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami prinsip, proses, metode, dan teknik audit sistem manajemen berdasarkan pedoman ISO 19011. Peserta juga akan dibekali pemahaman mengenai peran dan kompetensi auditor serta bagaimana mengembangkan audit menjadi bagian dari proses peningkatan kinerja organisasi.

Setelah mengikuti training, peserta diharapkan mampu mempersiapkan dan melaksanakan audit secara lebih sistematis, melakukan pendekatan proses dalam audit, memperoleh dan mengevaluasi audit evidence, mengidentifikasi audit findings, menyusun laporan audit, melakukan follow-up, serta mengevaluasi efektivitas pelaksanaan audit.

Manfaat Training ISO 19011

  • Mampu memahami persyaratan dan konsep dasar audit.
  • Mampu memahami prinsip-prinsip audit sistem manajemen.
  • Mampu melakukan pendekatan proses dalam pelaksanaan audit.
  • Mampu memahami kualifikasi, kompetensi, kriteria, dan peran auditor.
  • Mampu menyusun audit program secara sistematis.
  • Mampu menyusun audit plan sesuai tujuan dan ruang lingkup audit.
  • Mampu mempersiapkan checklist audit.
  • Mampu melakukan interview dalam proses audit.
  • Mampu mengumpulkan dan mengevaluasi audit evidence.
  • Mampu mengidentifikasi dan menyusun audit findings.
  • Mampu menyusun laporan hasil audit secara profesional.
  • Mampu melakukan audit follow-up.
  • Mampu mengevaluasi efektivitas pelaksanaan audit.
  • Mampu menjadikan audit sebagai improvement tool bagi organisasi.

Materi Training Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011

1. Pengertian dan Konsep Audit

  • Pengertian audit sistem manajemen.
  • Tujuan dan manfaat audit.
  • Prinsip-prinsip audit.
  • Jenis dan ruang lingkup audit.
  • First Party Audit.
  • Second Party Audit.
  • Third Party Audit.
  • Audit sebagai management tool.
  • Audit sebagai improvement tool.

2. Pemahaman Pedoman ISO 19011

  • Pengenalan ISO 19011.
  • Ruang lingkup pedoman audit.
  • Terminologi dalam audit sistem manajemen.
  • Prinsip pelaksanaan audit.
  • Pendekatan berbasis proses.
  • Pendekatan berbasis risiko dalam pengelolaan audit.

3. Prinsip-Prinsip Audit

  • Integrity.
  • Fair Presentation.
  • Due Professional Care.
  • Confidentiality.
  • Independence.
  • Evidence-Based Approach.
  • Risk-Based Approach.
  • Menjaga objektivitas dan profesionalisme auditor.

4. Kualifikasi, Kriteria dan Peran Auditor

  • Kompetensi seorang auditor.
  • Pengetahuan dan keterampilan auditor.
  • Personal behavior auditor.
  • Roles and responsibilities auditor.
  • Lead Auditor dan Audit Team Member.
  • Auditee dan pihak terkait.
  • Menjaga independensi dan objektivitas.
  • Evaluasi kompetensi auditor.

5. Audit Program

  • Pengertian audit program.
  • Menentukan tujuan audit program.
  • Menentukan risiko dan peluang audit program.
  • Menentukan sumber daya audit.
  • Menentukan frekuensi audit.
  • Menentukan metode audit.
  • Monitoring audit program.
  • Evaluasi efektivitas audit program.

6. Audit Planning

  • Menentukan tujuan audit.
  • Menentukan audit scope.
  • Menentukan audit criteria.
  • Menentukan lokasi dan jadwal audit.
  • Pembentukan audit team.
  • Pembagian tugas auditor.
  • Menentukan proses dan departemen yang akan diaudit.
  • Penyusunan audit plan.

7. Persiapan Audit

  • Review dokumen sistem manajemen.
  • Review prosedur dan work instruction.
  • Memahami proses bisnis auditee.
  • Menentukan audit trail.
  • Penyusunan audit checklist.
  • Persiapan working documents.
  • Koordinasi Audit Team.

8. Pelaksanaan Opening Meeting

  • Tujuan opening meeting.
  • Perkenalan Audit Team.
  • Konfirmasi tujuan dan ruang lingkup audit.
  • Konfirmasi audit plan.
  • Metode pelaksanaan audit.
  • Komunikasi dengan auditee.
  • Penjelasan metode pelaporan temuan.

9. Teknik Pelaksanaan Audit

  • Audit dengan pendekatan proses.
  • Process-based auditing.
  • Audit trail.
  • Observasi aktivitas.
  • Review dokumentasi.
  • Sampling dalam audit.
  • Tracing dan tracking.
  • Cross checking informasi.
  • Evaluasi kesesuaian proses.

10. Teknik Interview dalam Audit

  • Teknik bertanya kepada auditee.
  • Open question dan closed question.
  • Probing question.
  • Listening skill.
  • Teknik memperoleh informasi yang relevan.
  • Menghindari leading question.
  • Komunikasi efektif antara auditor dan auditee.
  • Menangani situasi sulit selama interview.

11. Audit Evidence

  • Pengertian audit evidence.
  • Objective evidence.
  • Sumber bukti audit.
  • Dokumen dan record.
  • Observasi proses.
  • Hasil interview.
  • Sampling evidence.
  • Verifikasi dan validasi informasi.

12. Audit Findings

  • Pengertian audit findings.
  • Conformity.
  • Nonconformity.
  • Observation.
  • Opportunity for Improvement.
  • Menentukan bukti objektif.
  • Menghubungkan evidence dengan audit criteria.
  • Menulis temuan audit secara jelas dan objektif.

13. Nonconformity Reporting

  • Identifikasi ketidaksesuaian.
  • Menentukan persyaratan yang tidak terpenuhi.
  • Menuliskan objective evidence.
  • Penyusunan Nonconformity Report.
  • Prinsip penulisan temuan yang efektif.
  • Menghindari opini pribadi dalam laporan audit.

14. Closing Meeting

  • Persiapan closing meeting.
  • Penyampaian hasil audit.
  • Presentasi audit findings.
  • Konfirmasi ketidaksesuaian.
  • Komunikasi hasil audit kepada auditee.
  • Penjelasan proses corrective action.
  • Kesimpulan audit.

15. Pelaporan Audit

  • Tujuan audit report.
  • Struktur laporan audit.
  • Executive summary.
  • Audit findings.
  • Audit conclusion.
  • Penyusunan rekomendasi yang relevan.
  • Distribusi dan pengendalian laporan audit.

16. Audit Follow-Up

  • Review corrective action.
  • Root Cause Analysis.
  • Corrective Action Plan.
  • Verifikasi implementasi tindakan perbaikan.
  • Verifikasi efektivitas corrective action.
  • Closure audit findings.
  • Monitoring outstanding findings.

17. Efektivitas Audit

  • Mengukur efektivitas audit.
  • Audit performance indicator.
  • Evaluasi kualitas audit findings.
  • Evaluasi kompetensi auditor.
  • Monitoring corrective action.
  • Analisis recurring findings.
  • Menggunakan hasil audit untuk continuous improvement.

18. Workshop Audit Sistem Manajemen

  • Workshop penyusunan audit program.
  • Latihan membuat audit plan.
  • Latihan membuat audit checklist.
  • Simulasi opening meeting.
  • Role play interview auditor dan auditee.
  • Latihan identifikasi objective evidence.
  • Latihan penyusunan audit findings.
  • Latihan Nonconformity Report.
  • Simulasi closing meeting.
  • Evaluasi corrective action.

Metode Training ISO 19011

Program dilaksanakan menggunakan metode interactive presentation, discussion, case study, sharing experience, workshop, exercise, role play, simulasi audit, dan question and answer. Pendekatan training diarahkan agar peserta tidak hanya memahami konsep audit secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis dalam mempersiapkan, melaksanakan, melaporkan, dan melakukan follow-up audit.

Target Peserta Training Audit Sistem Manajemen

Training Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011 direkomendasikan bagi Koordinator ISO/OHSAS/SMK3, Auditor Internal, Tim ISO/OHSAS/SMK3, Management Representative, Quality Assurance, Quality Control, HSE, EHS, SHE, Compliance, Risk Management, Document Control, Process Owner, Manager, Supervisor, serta personel yang bertanggung jawab terhadap penerapan dan audit sistem manajemen di perusahaan.

Pembicara / Fasilitator

Tim Trainer Johnson Indonesia

Trainer memberikan pembelajaran melalui kombinasi pemahaman konsep, diskusi, studi kasus, latihan, dan simulasi audit sehingga peserta dapat memahami proses audit sistem manajemen secara lebih praktis dan aplikatif.

Jadwal Training Audit Sistem Manajemen ISO 19011 Tahun 2026

Tanggal pelaksanaan:Β 

21–22 Januari 2027 23-24 Juli 2027
19–20 Februari 2027 19–20 Agustus 2027
25–26 Maret 2027 22-23 September 2026
20–21 April 2027 22-23 Oktober 2026
21–22 Mei 2027 17–18 November 2026
22–23 Juni 2027 16–17 Desember 2026

Catatan: Jadwal dapat mengalami perubahan. Silakan melakukan konfirmasi kepada Johnson Indonesia sebelum melakukan pendaftaran.

Update Jadwal Training ISO 19011 September–Oktober 2026

Berdasarkan master Public Training Johnson Indonesia, program Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011 juga tercantum pada jadwal 22–23 September 2026 dan 22–23 Oktober 2026. Peserta disarankan melakukan konfirmasi untuk memperoleh jadwal terbaru dan status running training.

Tempat Training ISO 19011

Pelaksanaan Offline Training dapat diselenggarakan di alternatif hotel seperti Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, Johnson Training Center, atau lokasi lainnya yang akan dikonfirmasikan kembali kepada peserta.

Metode Pelaksanaan Training

  • Offline Training – Hotel / Johnson Training Center.
  • Online Training – Zoom Meeting.
  • Private Onsite Training – Johnson Training Center.
  • Corporate / In-House Training – disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Fee Investasi Training ISO 19011

Offline Training Jakarta

Rp5.950.000 / orang / 2 hari

Minimal mengirimkan 3 peserta untuk pelaksanaan di hotel dan Pasti Running. Fasilitas meliputi Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Offline Training Luar Kota Jakarta

Rp12.000.000 / orang – PASTI RUNNING

Rp8.500.000 / orang untuk pengiriman 1–5 peserta.

Rp8.000.000 / orang untuk pengiriman di atas 5 peserta.

Fasilitas meliputi Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Private Onsite Training

Rp8.000.000 / orang / 2 hari – PASTI RUNNING

Rp5.950.000 / orang / 1 hari – PASTI RUNNING

Lokasi pelaksanaan di Training Center Johnson Indonesia dengan fasilitas Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Online Training ISO 19011

Rp5.500.000 / orang / 2 hari

Online Training dilaksanakan melalui Zoom Meeting pada pukul 09.00–16.00 WIB.

In-House Training Internal Audit ISO 19011

Johnson Indonesia juga menyediakan In-House Training Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011 yang dapat disesuaikan dengan sistem manajemen dan kebutuhan perusahaan. Workshop, audit checklist, simulasi interview, audit findings, dan studi kasus dapat menggunakan contoh proses maupun dokumentasi yang relevan dengan organisasi peserta.

Program in-house sangat sesuai bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kompetensi Internal Auditor, mempersiapkan audit internal, meningkatkan kualitas audit findings, memperbaiki proses corrective action, maupun membangun audit sebagai salah satu instrumen continuous improvement.

Penerapan ISO 19011 pada Berbagai Sistem Manajemen

Pedoman audit ISO 19011 dapat digunakan sebagai referensi dalam pengelolaan audit berbagai sistem manajemen. Oleh karena itu, kompetensi audit yang diperoleh melalui training ini relevan untuk personel yang terlibat dalam Quality Management System, Environmental Management System, Occupational Health and Safety Management System, Information Security Management System, Food Safety Management System, serta sistem manajemen lain yang diterapkan organisasi.

Training Terkait Internal Audit dan Management System

Untuk memperdalam kemampuan menangani temuan audit dan tindakan perbaikan, peserta dapat mengikuti Training Corrective Action and Preventive Action (CAPA)
Peserta yang terlibat dalam Sistem Manajemen Mutu juga dapat mengikuti Training ISO 9001:2015 – Quality Management System
Untuk pengembangan kompetensi Sistem Manajemen Lingkungan, tersedia Training ISO 14001 – Environmental Management System
Informasi mengenai berbagai program Quality Standard, ISO, Internal Audit, Quality Management, Safety, dan program profesional lainnya dapat dilihat melalui Jadwal Public Training Johnson Indonesia
.

FAQ Training Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011

Apa itu Training ISO 19011?

Training ISO 19011 merupakan program pelatihan yang membahas pedoman audit sistem manajemen, mulai dari prinsip audit, pengelolaan audit program, audit planning, pelaksanaan audit, pengumpulan evidence, penyusunan findings, reporting, hingga audit follow-up.

Siapa yang cocok mengikuti Training ISO 19011?

Program sesuai untuk Internal Auditor, Koordinator ISO, Tim ISO, Management Representative, Quality Assurance, HSE, Compliance, Risk Management, Process Owner, Manager, Supervisor, dan personel yang bertanggung jawab terhadap audit sistem manajemen.

Apakah training ini cocok untuk calon Internal Auditor?

Ya. Program memberikan pemahaman mengenai proses audit mulai dari tahap persiapan sampai follow-up sehingga relevan bagi calon auditor maupun auditor internal yang ingin meningkatkan kompetensinya.

Apakah peserta belajar membuat Audit Checklist?

Ya. Penyusunan checklist merupakan salah satu bagian penting dalam persiapan audit. Peserta juga mempelajari audit trail, teknik interview, objective evidence, dan penyusunan audit findings.

Apakah training membahas Nonconformity dan Corrective Action?

Ya. Peserta akan mempelajari bagaimana mengidentifikasi ketidaksesuaian, menuliskan audit findings secara objektif, mengevaluasi corrective action, serta melakukan follow-up terhadap temuan audit.

Apakah Training ISO 19011 tersedia secara online?

Ya. Johnson Indonesia menyediakan Online Training melalui Zoom Meeting serta Offline Training sesuai jadwal pelaksanaan.

Apakah tersedia In-House Training ISO 19011?

Ya. Program dapat dilaksanakan secara in-house dan workshop dapat disesuaikan dengan sistem manajemen, proses bisnis, prosedur, serta kebutuhan audit perusahaan.

Informasi dan Pendaftaran Training ISO 19011

Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002

Untuk mendapatkan informasi jadwal terbaru, proposal training, silabus, Public Training, Online Training, Private Training maupun In-House Training Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011, silakan menghubungi Johnson Indonesia.

Telp: (021) 541 9152 / 541 7516

HP / WhatsApp: 0815 972 5020

Email: infotraining27@gmail.com

Website: www.seminarjohnson.com

Tingkatkan kompetensi Internal Auditor melalui Training Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011 untuk menghasilkan proses audit yang lebih sistematis, objektif, profesional, berbasis bukti, serta mampu memberikan nilai tambah dan mendorong continuous improvement bagi perusahaan.

Scroll to Top
Call Us Now