
Training Corrective Action and Preventive Action (CAPA)
Training Corrective Action and Preventive Action (CAPA) merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi ketidaksesuaian, menganalisis akar penyebab masalah, menentukan correction, mengembangkan corrective action yang efektif, serta mengevaluasi efektivitas tindakan perbaikan.
Dalam penerapan sistem manajemen, penyelesaian masalah tidak cukup hanya dengan memperbaiki gejala yang terlihat. Organisasi perlu mampu menemukan root cause atau akar penyebab sebenarnya agar permasalahan yang sama tidak terus berulang. Oleh karena itu, proses CAPA menjadi bagian penting dalam Quality Management System, Environmental Management System, Occupational Health and Safety Management System, Food Safety Management System, maupun berbagai sistem manajemen lainnya.
Melalui Training CAPA Johnson Indonesia, peserta akan mempelajari konsep Corrective Action and Preventive Action, identifikasi sumber ketidaksesuaian, Root Cause Analysis, risk-based approach, containment action, corrective action plan, pemilihan alternatif solusi, penentuan tim penyelesaian, hingga evaluasi efektivitas CAPA.
Mengapa Training CAPA Penting?
Masalah yang berulang sering terjadi karena organisasi hanya menyelesaikan gejala atau symptom tanpa menemukan penyebab sebenarnya. Produk diperbaiki, proses dijalankan kembali, atau keluhan pelanggan ditutup, tetapi akar masalahnya belum dihilangkan. Akibatnya, ketidaksesuaian dapat muncul kembali dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Pelatihan Corrective Action and Preventive Action membantu peserta mengembangkan pendekatan penyelesaian masalah yang lebih sistematis dan berbasis bukti. Peserta dilatih membedakan antara correction dan corrective action, melakukan Root Cause Analysis, menentukan tindakan yang sesuai, menetapkan tanggung jawab, dan melakukan verifikasi efektivitas tindakan.
Tujuan Training Corrective Action and Preventive Action
Training ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam mengembangkan dan menerapkan proses CAPA yang efektif. Peserta akan memahami bagaimana ketidaksesuaian diidentifikasi, bagaimana akar masalah dianalisis, bagaimana tindakan korektif dikembangkan, serta bagaimana efektivitas tindakan dievaluasi.
Setelah mengikuti training, peserta diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan masalah yang muncul, tetapi juga mampu mengembangkan sistem perbaikan yang menghilangkan akar penyebab dan mengurangi kemungkinan terjadinya masalah yang sama.
Manfaat Training CAPA
- Memahami pembuatan Corrective Action and Preventive Action (CAPA) yang efektif.
- Mampu menerapkan metode yang tepat dalam pengembangan CAPA.
- Mampu membedakan correction dan corrective action.
- Mampu mengidentifikasi ketidaksesuaian dan sumber masalah.
- Memahami hubungan CAPA dengan risk-based approach.
- Mampu menggunakan metode Root Cause Analysis.
- Mampu melakukan analisis sampai pada akar penyebab dan tidak hanya pada symptom.
- Mampu menentukan containment action yang tepat.
- Mampu mengembangkan corrective action plan.
- Mampu mengidentifikasi beberapa alternatif solusi.
- Mampu menentukan prioritas tindakan perbaikan.
- Mampu mengevaluasi efektivitas CAPA.
- Mengurangi kemungkinan terjadinya masalah berulang.
- Mendukung continuous improvement dalam organisasi.
Materi Training Corrective Action and Preventive Action (CAPA)
1. Overview Klausul Terkait CAPA
- Pengenalan Corrective Action and Preventive Action.
- CAPA dalam sistem manajemen.
- Persyaratan terkait nonconformity dan corrective action.
- Hubungan CAPA dengan continuous improvement.
- Peranan CAPA dalam meningkatkan efektivitas proses.
2. Konsep Corrective Action and Preventive Action
- Pengertian CAPA.
- Tujuan CAPA.
- Correction.
- Corrective Action.
- Preventive approach.
- Perbedaan tindakan sementara dan tindakan permanen.
- CAPA sebagai problem solving system.
3. Identifikasi Ketidaksesuaian dan Sumbernya
- Pengertian nonconformity.
- Identifikasi masalah.
- Customer complaint.
- Internal audit findings.
- External audit findings.
- Product dan process nonconformity.
- Supplier problem.
- Process deviation.
- Data monitoring dan performance indicators.
4. Korelasi CAPA dan Risk-Based Approach
- Konsep risk-based thinking.
- Identifikasi risiko dari ketidaksesuaian.
- Evaluasi severity dan impact.
- Prioritas penanganan masalah.
- CAPA berdasarkan tingkat risiko.
- Risk mitigation.
- Monitoring residual risk.
5. CAPA Process
- Problem identification.
- Problem definition.
- Data collection.
- Containment action.
- Root Cause Analysis.
- Corrective Action Plan.
- Implementation.
- Verification.
- Effectiveness Review.
- CAPA Closure.
6. Mengevaluasi Dampak Masalah
- Identifikasi dampak terhadap produk.
- Dampak terhadap proses.
- Dampak terhadap pelanggan.
- Dampak terhadap keselamatan.
- Dampak terhadap biaya dan produktivitas.
- Evaluasi tingkat risiko.
- Menentukan prioritas penyelesaian.
7. Correction vs Corrective Action
- Definisi correction.
- Definisi corrective action.
- Perbedaan correction dengan corrective action.
- Temporary action vs permanent action.
- Contoh correction dalam proses kerja.
- Contoh corrective action.
- Kesalahan umum dalam menentukan tindakan.
8. Root Cause Analysis Tools
- Konsep Root Cause Analysis.
- Symptom vs Root Cause.
- 5 Whys Analysis.
- Fishbone Diagram / Ishikawa Diagram.
- Cause and Effect Analysis.
- Brainstorming.
- Pareto Analysis.
- Process Mapping.
- Validasi akar penyebab berdasarkan bukti.
9. Teknik 5 Whys Root Cause Analysis
- Menentukan problem statement.
- Mengembangkan pertanyaan Why secara sistematis.
- Membedakan symptom dan root cause.
- Menggunakan data dan objective evidence.
- Validasi hasil analisis.
- Menentukan actionable root cause.
10. Fishbone Diagram
- Konsep Cause and Effect Diagram.
- Identifikasi kategori penyebab.
- Man.
- Machine.
- Method.
- Material.
- Measurement.
- Environment.
- Validasi potential causes.
11. Pengembangan Corrective Action Plan
- Menentukan tindakan berdasarkan root cause.
- Menentukan action plan.
- Menentukan person in charge.
- Menentukan target penyelesaian.
- Menentukan sumber daya.
- Menentukan monitoring mechanism.
- Mendokumentasikan Corrective Action Plan.
12. Mengidentifikasi Alternatif Solusi
- Brainstorming alternatif solusi.
- Evaluasi efektivitas solusi.
- Evaluasi risiko implementasi.
- Evaluasi biaya dan manfaat.
- Menentukan solusi prioritas.
- Memilih permanent corrective action.
13. Containment Action
- Pengertian containment action.
- Tujuan containment.
- Immediate action.
- Perlindungan pelanggan.
- Isolasi produk atau proses bermasalah.
- Monitoring containment action.
- Transisi dari containment menuju permanent corrective action.
14. Penentuan Tim Penyelesaian Masalah
- Pembentukan problem solving team.
- Pemilihan anggota tim.
- Cross-functional team.
- Roles and responsibilities.
- Problem owner.
- Koordinasi penyelesaian masalah.
- Monitoring progress CAPA.
15. Implementasi Corrective Action
- Pelaksanaan corrective action.
- Change management.
- Update procedure dan work instruction.
- Training personel.
- Implementasi process control.
- Monitoring implementasi.
- Dokumentasi hasil tindakan.
16. Evaluasi Efektivitas CAPA
- Menentukan effectiveness criteria.
- Monitoring setelah implementasi.
- Review data dan performance.
- Verifikasi tidak terjadinya recurrence.
- Evaluasi unintended consequences.
- Effectiveness review.
- CAPA closure.
17. Penyelesaian Corrective Action
- Review kelengkapan tindakan.
- Verifikasi implementation evidence.
- Verifikasi efektivitas.
- Approval closure.
- Dokumentasi CAPA.
- Lesson learned.
- Knowledge sharing.
18. CAPA dan Continuous Improvement
- CAPA sebagai improvement tool.
- Trend analysis.
- Recurring problem analysis.
- Lessons learned.
- Standardization hasil perbaikan.
- Knowledge management.
- Continuous improvement.
19. Workshop Corrective Action and Preventive Action
- Studi kasus ketidaksesuaian.
- Latihan membuat problem statement.
- Latihan membedakan correction dan corrective action.
- Workshop 5 Whys Analysis.
- Workshop Fishbone Diagram.
- Latihan menentukan root cause.
- Latihan membuat Corrective Action Plan.
- Evaluasi efektivitas CAPA.
Metode Training CAPA
Program dilaksanakan menggunakan metode interactive presentation, discussion, case study, sharing experience, workshop, exercise, problem solving simulation, dan question and answer. Pendekatan training dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep CAPA secara teoritis, tetapi juga mampu melakukan Root Cause Analysis dan mengembangkan corrective action berdasarkan kasus nyata yang terjadi dalam aktivitas perusahaan.
Target Peserta Training CAPA
Training Corrective Action and Preventive Action (CAPA) direkomendasikan bagi Manager, Supervisor, dan Staff yang berhubungan dengan implementasi sistem manajemen seperti ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, ISO 22000, serta berbagai sistem manajemen lainnya.
Program juga relevan bagi Quality Assurance, Quality Control, Internal Auditor, HSE, EHS, Production, Engineering, Maintenance, Process Improvement, Continuous Improvement, Compliance, Document Control, Process Owner, serta personel yang bertanggung jawab terhadap problem solving dan tindakan perbaikan di perusahaan.
Pembicara / Fasilitator
Purdianta, ST, MT
Trainer akan membawakan program melalui kombinasi pemahaman konsep, pembahasan kasus, latihan Root Cause Analysis, penyusunan Corrective Action Plan, serta evaluasi efektivitas CAPA.
Jadwal Training CAPA Tahun 2026
Tanggal Pelaksanaan :Β
| 21β22 Januari 2027 | 23-24 Juli 2027 |
| 19β20 Februari 2027 | 19β20 Agustus 2027 |
| 25β26 Maret 2027 | 22-23 September 2026 |
| 20β21 April 2027 | 22-23 Oktober 2026 |
| 21β22 Mei 2027 | 17β18 November 2026 |
| 22β23 Juni 2027 | 16β17 Desember 2026 |
Catatan: Jadwal dapat mengalami perubahan. Silakan melakukan konfirmasi kepada Johnson Indonesia sebelum melakukan pendaftaran.
Update Jadwal Training CAPA SeptemberβOktober 2026
Berdasarkan master Public Training Johnson Indonesia, program Corrective Action and Preventive Action (CAPA) saat ini juga tercantum pada tanggal 15β16 September 2026 dan 29β30 Oktober 2026. Silakan melakukan konfirmasi kepada Johnson Indonesia untuk memperoleh jadwal final dan status running terbaru.
Tempat Training CAPA
Alternatif tempat pelaksanaan Offline Training meliputi Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, atau Johnson Training Center. Lokasi pelaksanaan akan dikonfirmasikan kembali kepada peserta.
Metode Pelaksanaan Training
- Offline Training β Hotel / Johnson Training Center.
- Online Training β Zoom Meeting.
- Private Onsite Training β Johnson Training Center.
- In-House Training β dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Fee Investasi Training CAPA
Offline Training Jakarta
Rp5.950.000 / orang / 2 hari
Minimal mengirimkan 3 peserta untuk pelaksanaan di hotel dan Pasti Running. Fasilitas meliputi Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Offline Training Luar Kota Jakarta
Rp12.000.000 / orang β PASTI RUNNING
Rp8.500.000 / orang untuk pengiriman 1β5 peserta.
Rp8.000.000 / orang untuk pengiriman di atas 5 peserta.
Fasilitas meliputi Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Private Onsite Training
Rp8.000.000 / orang / 2 hari β PASTI RUNNING
Rp5.950.000 / orang / 1 hari β PASTI RUNNING
Lokasi pelaksanaan di Training Center Johnson Indonesia dengan fasilitas Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.
Online Training CAPA
Rp5.500.000 / orang / 2 hari
Online Training dilaksanakan melalui Zoom Meeting pukul 09.00β16.00 WIB.
In-House Training Corrective Action and Preventive Action
Johnson Indonesia menyediakan In-House Training CAPA yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan permasalahan aktual perusahaan. Studi kasus dapat diarahkan pada masalah kualitas produk, customer complaint, process deviation, audit findings, supplier problem, equipment failure, operational issue, maupun ketidaksesuaian sistem manajemen.
Program in-house sangat sesuai bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kemampuan problem solving, Root Cause Analysis, corrective action, serta membangun mekanisme penyelesaian masalah yang lebih terstruktur dan efektif.
Penerapan CAPA pada Sistem Manajemen
Konsep CAPA dapat diterapkan dalam berbagai sistem manajemen seperti ISO 9001 Quality Management System, ISO 14001 Environmental Management System, ISO 45001 Occupational Health and Safety Management System, ISO 22000 Food Safety Management System, maupun sistem manajemen lain yang membutuhkan mekanisme penanganan ketidaksesuaian dan peningkatan berkelanjutan.
Training Terkait CAPA dan Root Cause Analysis
Training Audit Sistem Manajemen Berdasarkan ISO 19011
Training ISO 9001:2015 β Quality Management System
5 Whys Root Cause Analysis β Metode Mengidentifikasi Akar Masalah
Jadwal Public Training Johnson Indonesia
.
FAQ Training Corrective Action and Preventive Action (CAPA)
Apa itu Corrective Action and Preventive Action (CAPA)?
CAPA merupakan pendekatan sistematis untuk menangani ketidaksesuaian dan masalah dengan melakukan identifikasi, analisis akar penyebab, menentukan tindakan perbaikan, melaksanakan tindakan, serta mengevaluasi efektivitasnya agar masalah tidak berulang.
Apa perbedaan Correction dan Corrective Action?
Correction merupakan tindakan untuk menangani ketidaksesuaian yang sudah terjadi, sedangkan Corrective Action ditujukan untuk menghilangkan akar penyebab ketidaksesuaian agar masalah tersebut tidak terjadi kembali.
Apa itu Root Cause Analysis?
Root Cause Analysis adalah proses sistematis untuk menemukan akar penyebab sebenarnya dari suatu masalah. Metode yang dapat digunakan antara lain 5 Whys, Fishbone Diagram, Cause and Effect Analysis, dan berbagai teknik problem solving lainnya.
Apakah training membahas 5 Whys dan Fishbone Diagram?
Ya. Program membahas penggunaan Root Cause Analysis Tools termasuk 5 Whys dan Fishbone Diagram untuk membantu peserta melakukan analisis masalah sampai ke akar penyebab.
Siapa yang cocok mengikuti Training CAPA?
Program sesuai bagi Manager, Supervisor, Staff, Quality Assurance, Quality Control, Internal Auditor, Production, Engineering, Maintenance, HSE, Process Improvement, Process Owner, serta personel yang terlibat dalam implementasi sistem manajemen dan problem solving.
Apakah Training CAPA tersedia secara online?
Ya. Johnson Indonesia menyediakan Online Training melalui Zoom Meeting maupun Offline Training sesuai jadwal pelaksanaan.
Apakah tersedia In-House Training CAPA?
Ya. Training dapat dilaksanakan secara in-house dan studi kasus dapat disesuaikan dengan permasalahan aktual perusahaan sehingga pembelajaran menjadi lebih aplikatif.
Informasi dan Pendaftaran Training CAPA
Johnson Indonesia β Training Provider Since 2002
Untuk mendapatkan informasi jadwal terbaru, proposal, silabus, Public Training, Online Training, Private Training maupun In-House Training Corrective Action and Preventive Action (CAPA), silakan menghubungi Johnson Indonesia.
Telp: (021) 541 9152 / 541 7516
HP / WhatsApp: 0815 972 5020
Email: infotraining27@gmail.com
Website: www.seminarjohnson.com
Tingkatkan kompetensi tim melalui Training Corrective Action and Preventive Action (CAPA) untuk membantu perusahaan menemukan akar masalah, mengembangkan corrective action yang efektif, mencegah masalah berulang, dan membangun budaya continuous improvement.
