= Training Financial Statement For Credit Analysis

Training Logistic Management Operation & Control

Pelatihan Manajemen Logistik untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional, Ketepatan Pengiriman, dan Pengendalian Biaya

Training Logistic Management Operation & Control adalah program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam merencanakan, menjalankan, mengawasi, dan mengevaluasi kegiatan logistik perusahaan secara efektif dan efisien.

Pelatihan ini membahas pengelolaan aliran barang dan informasi mulai dari penerimaan, penyimpanan, pengendalian persediaan, penanganan material, transportasi, hingga distribusi kepada pelanggan. Peserta mempelajari cara meningkatkan ketepatan pengiriman, menjaga akurasi stok, mengendalikan biaya logistik, serta mengukur kinerja operasional melalui indikator yang relevan.

Training Logistic Management Operation & Control Johnson Indonesia menggunakan pendekatan praktis melalui diskusi, latihan, studi kasus, dan penyusunan action plan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Mengapa Training Logistic Management Operation & Control Penting?

Kegiatan logistik yang tidak terencana dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman, ketidaksesuaian stok, kerusakan barang, meningkatnya biaya transportasi, serta keluhan pelanggan. Permasalahan tersebut sering berkaitan dengan lemahnya koordinasi, ketidakakuratan data, prosedur yang tidak konsisten, dan pengendalian operasional yang belum memadai.

Perusahaan membutuhkan pengelolaan logistik yang mampu menyeimbangkan biaya, kecepatan, kualitas, dan tingkat pelayanan. Karena itu, profesional logistik perlu memahami hubungan antara perencanaan kebutuhan, kapasitas gudang, ketersediaan barang, kesiapan transportasi, dan target pengiriman.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali metode untuk mengidentifikasi hambatan operasional, menetapkan prioritas perbaikan, memperkuat pengawasan, serta membangun proses logistik yang lebih terukur.

Manfaat Training Logistic Management Operation & Control

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep dan ruang lingkup manajemen logistik serta hubungannya dengan supply chain.
  2. Menyusun perencanaan operasional logistik berdasarkan kebutuhan dan kapasitas perusahaan.
  3. Meningkatkan efektivitas penerimaan, penyimpanan, penanganan, dan pengeluaran barang.
  4. Mengendalikan persediaan untuk mengurangi risiko kekurangan dan kelebihan stok.
  5. Merencanakan transportasi dan distribusi untuk meningkatkan ketepatan pengiriman.
  6. Mengidentifikasi pemborosan serta peluang penghematan biaya logistik.
  7. Menyusun SOP dan titik pengendalian pada proses logistik.
  8. Mengukur kinerja logistik melalui Key Performance Indicators atau KPI.
  9. Menangani risiko dan permasalahan operasional secara sistematis.
  10. Menyusun rencana perbaikan logistik yang dapat diterapkan di tempat kerja.

Materi Training Logistic Management Operation & Control

1. Konsep Dasar Logistics Management

  • Pengertian, tujuan, dan ruang lingkup manajemen logistik.
  • Perbedaan dan keterkaitan logistics management dengan supply chain management.
  • Pengelolaan inbound logistics, internal logistics, dan outbound logistics.
  • Aliran barang dan informasi dalam proses logistik.
  • Keseimbangan antara biaya logistik dan tingkat pelayanan pelanggan.
  • Koordinasi Logistics, Purchasing, Warehouse, PPIC, Production, Sales, dan Finance.

2. Logistics Planning & Operational Coordination

  • Identifikasi kebutuhan dan karakteristik barang.
  • Perencanaan volume, kapasitas, tenaga kerja, dan peralatan.
  • Penyelarasan rencana penerimaan, penyimpanan, dan pengiriman.
  • Penyusunan jadwal aktivitas logistik.
  • Penentuan prioritas pekerjaan dan alokasi sumber daya.
  • Identifikasi bottleneck dan hambatan koordinasi operasional.

3. Warehouse Operation & Material Handling

  • Proses receiving dan pemeriksaan kesesuaian barang.
  • Pengaturan put-away, lokasi penyimpanan, dan identifikasi barang.
  • Prinsip penataan gudang untuk memperlancar pergerakan barang.
  • Pemilihan metode material handling sesuai karakteristik barang.
  • Penerapan FIFO dan FEFO sesuai kebutuhan produk.
  • Pengendalian proses picking, packing, staging, dan dispatch.
  • Pencegahan kerusakan, kehilangan, dan kesalahan pengiriman.

4. Inventory Management & Stock Control

  • Peran persediaan dalam kelancaran operasional logistik.
  • Klasifikasi persediaan dan analisis ABC.
  • Konsep minimum stock, maximum stock, safety stock, dan reorder point.
  • Pengaruh permintaan dan lead time terhadap kebutuhan persediaan.
  • Pengendalian slow-moving, non-moving, dan obsolete stock.
  • Stock opname, cycle counting, dan rekonsiliasi selisih stok.
  • Latihan penentuan parameter persediaan menggunakan data sederhana.

5. Transportation & Distribution Management

  • Pemilihan moda transportasi sesuai kebutuhan pengiriman.
  • Perencanaan rute, jadwal, dan kapasitas muatan.
  • Konsolidasi pengiriman dan pemanfaatan kendaraan.
  • Pengelolaan armada internal dan penyedia jasa transportasi.
  • Penetapan standar layanan dan evaluasi kinerja transporter.
  • Monitoring pengiriman serta pengelolaan proof of delivery.
  • Penanganan keterlambatan, kerusakan, kehilangan, dan retur barang.

6. Logistics Cost Management & Control

  • Identifikasi komponen biaya logistik.
  • Biaya transportasi, pergudangan, penanganan, dan penyimpanan persediaan.
  • Perbedaan biaya tetap dan biaya variabel dalam operasional logistik.
  • Penyusunan anggaran dan analisis realisasi biaya.
  • Perhitungan biaya per pengiriman, per unit, atau per pesanan.
  • Analisis pemborosan, aktivitas berulang, dan biaya akibat kesalahan.
  • Evaluasi penghematan dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap pelayanan.

7. SOP, Documentation & Logistics Information System

  • Penyusunan alur proses dan SOP operasional logistik.
  • Pembagian tanggung jawab dan otorisasi.
  • Pengendalian dokumen penerimaan, perpindahan, dan pengiriman barang.
  • Ketertelusuran barang melalui pencatatan yang konsisten.
  • Pemanfaatan barcode, Warehouse Management System, Transportation Management System, dan ERP.
  • Pengendalian akurasi data serta penanganan ketidaksesuaian.
  • Penyusunan checklist pengawasan operasional.

8. Logistics Performance Measurement

  • Penetapan KPI sesuai tujuan operasional.
  • On-Time Delivery dan On-Time In-Full.
  • Order accuracy dan inventory accuracy.
  • Order cycle time dan produktivitas gudang.
  • Tingkat kerusakan, kehilangan, dan retur barang.
  • Pemanfaatan kapasitas kendaraan dan biaya pengiriman.
  • Penyusunan dashboard serta evaluasi pencapaian target.

9. Logistics Risk Management & Problem Solving

  • Identifikasi risiko pada penerimaan, penyimpanan, dan distribusi.
  • Penilaian risiko berdasarkan kemungkinan dan dampak.
  • Pengendalian risiko keselamatan kerja dan keamanan barang.
  • Penanganan gangguan armada, keterlambatan pemasok, dan lonjakan permintaan.
  • Analisis akar masalah menggunakan 5 Why dan Fishbone Diagram.
  • Penyusunan tindakan korektif dan pencegahan.
  • Perencanaan alternatif untuk menjaga kelancaran layanan logistik.

10. Workshop & Logistics Improvement Action Plan

  • Pemetaan proses logistik dan identifikasi masalah utama.
  • Analisis kasus ketidaksesuaian stok atau keterlambatan pengiriman.
  • Penyusunan usulan perbaikan proses dan pengendalian biaya.
  • Penetapan target, penanggung jawab, dan jadwal implementasi.
  • Penyusunan action plan menggunakan pendekatan PDCA.
  • Presentasi dan pembahasan hasil workshop.

Target Peserta Training Logistic Management Operation & Control

Program ini direkomendasikan bagi:

  • Logistics Manager, Supervisor, dan Staff.
  • Warehouse Manager, Supervisor, dan Staff.
  • Distribution dan Transportation Team.
  • Supply Chain dan Operations Team.
  • Inventory Controller.
  • PPIC dan Material Planner.
  • Purchasing dan Procurement.
  • Delivery, Shipping, dan Fleet Coordinator.
  • Profesional yang terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian logistik perusahaan.

Team Trainer / Facilitator Johnson Indonesia

  • Johnson Alvonco, Ph.D.
  • DR. Iphov Kumala Sriwana, ST., M.Si, IPM.
  • Hendra Feraldi, ST.

Training menggunakan pendekatan konsep, diskusi, studi kasus dan simulasi sehingga peserta dapat memahami penerapan Supply Chain Management dalam aktivitas bisnis perusahaan.

Jadwal Public Training

No. Tanggal Pelaksanaan
1 28-29 September 2026
2 26-27 Oktober 2026
3 28-29 November 2026
4 14-15 Desember 2026

Jam Pelaksanaan Training

  • Offline Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
  • Online Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.

Metode Training

  • Offline Training – Hotel / Johnson Training Center.
  • Online Training – Zoom Meeting.
  • Public Training.
  • Private Training.
  • Corporate / In-House Training sesuai kebutuhan perusahaan.

Lokasi Training Jakarta

Alternatif lokasi OfflineΒ  Training Jakarta antara lain Hotel Ciputra, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim, atau hotel lainnya yang akan dikonfirmasikan kepada peserta. Private Training juga dapat diselenggarakan di Johnson Training Center – Komp. Daan Mogot Baru 3A/10, Jakarta Barat.

Fee Investasi Training

Offline Training Jakarta

Rp 5.950.000/orang – 2 Hari Minimal mengirimkan 3 peserta – Pasti Running di Hotel. Termasuk: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Offline Training Luar Kota Jakarta

  • Rp 12.000.000/orang – PASTI RUNNING
  • Rp 8.500.000/orang – mengirimkan 1–5 peserta
  • Rp 8.000.000/orang – mengirimkan lebih dari 5 peserta

Termasuk: Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Private Onsite Training – Johnson Training Center

  • Rp 8.000.000/orang / 2 Hari – PASTI RUNNING
  • Rp 5.950.000/orang / 1 Hari – PASTI RUNNING

Lokasi: Johnson Training Center. Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Online Communication Training

Rp 5.500.000/orang Durasi: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB melalui Zoom Meeting.

In-House Training Logistic Management Operation & Control

Johnson Indonesia menyediakan In-House Training Logistic Management Operation & Control dengan materi dan studi kasus yang dapat disesuaikan berdasarkan karakteristik bisnis perusahaan.

Penyesuaian dapat mencakup jenis barang, alur penerimaan dan pengiriman, kapasitas gudang, sistem persediaan, jaringan distribusi, pengelolaan transporter, KPI, serta permasalahan operasional yang dihadapi peserta.

Workshop dapat menggunakan contoh data internal yang telah disetujui perusahaan, seperti laporan pengiriman, selisih stok, biaya transportasi, produktivitas gudang, atau keluhan pelanggan.

Kompetensi yang Dikembangkan

Logistics Planning, Logistics Operation, Warehouse Management, Material Handling, Inventory Control, Transportation Management, Distribution Management, Logistics Cost Control, Logistics Documentation, Performance Measurement, Risk Management, Problem Solving, dan Continuous Improvement.

Mengapa Memilih Johnson Indonesia?

Training Logistic Management Operation & Control Johnson Indonesia menghubungkan konsep manajemen logistik dengan praktik operasional sehari-hari.

Peserta mempelajari cara merencanakan pekerjaan, mengendalikan proses, membaca indikator kinerja, serta menyusun perbaikan berdasarkan masalah yang relevan dengan tanggung jawabnya.

Pendekatan diskusi, latihan, studi kasus, dan action plan membantu peserta menerjemahkan materi pelatihan menjadi langkah kerja yang lebih terarah dan terukur.

FAQ Training Logistic Management Operation & Control

Apa itu Training Logistic Management Operation & Control?

Program pelatihan untuk meningkatkan kemampuan merencanakan, melaksanakan, mengendalikan, dan mengevaluasi kegiatan logistik, mulai dari penerimaan barang hingga distribusi kepada pelanggan.

Siapa yang cocok mengikuti training ini?

Manager, Supervisor, dan Staff bidang Logistics, Warehouse, Inventory, Transportation, Distribution, Supply Chain, PPIC, serta Operations.

Apa perbedaan training ini dengan Supply Chain Management?

Training ini berfokus pada pelaksanaan dan pengendalian operasional logistik. Supply Chain Management memiliki cakupan lebih luas, termasuk hubungan pemasok, pengadaan, perencanaan produksi, dan integrasi rantai pasok.

Apakah pelatihan membahas pengendalian biaya logistik?

Ya. Materi mencakup identifikasi komponen biaya, analisis realisasi anggaran, biaya per pengiriman, serta peluang efisiensi dengan mempertimbangkan kualitas pelayanan.

Apakah tersedia latihan dan studi kasus?

Ya. Latihan dapat mencakup analisis persediaan, evaluasi pengiriman, penyusunan KPI, analisis akar masalah, serta penyusunan action plan.

Apakah tersedia In-House Training?

Ya. Materi, durasi, jadwal, metode, dan studi kasus dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Apakah program ini merupakan sertifikasi kompetensi BNSP?

Program ini merupakan pelatihan pengembangan kompetensi. Apabila perusahaan membutuhkan sertifikasi BNSP, skema dan pelaksanaannya perlu dibahas secara terpisah.

Informasi & Pendaftaran

Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002

WhatsApp: 0815 972 5020

Website: www.seminarjohnson.com

Hubungi Johnson Indonesia untuk informasi jadwal, investasi, proposal, serta penyesuaian Training Logistic Management Operation & Control bagi perusahaan Anda.

Scroll to Top
Call Us Now