
Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration
Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration adalah program pelatihan pertambangan dan geologi eksplorasi yang dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai proses pembentukan cekungan geologi, sedimentary basin, evolusi tektonik regional, stratigrafi, struktur geologi, serta keterkaitannya dengan potensi mineralisasi dan sumber daya tambang.
Pemahaman mengenai Basin Analysis dan Regional Geology merupakan salah satu fondasi penting dalam kegiatan eksplorasi. Analisis tatanan geologi regional membantu Geologist, Exploration Geoscientist, Mining Engineer, Geophysicist, dan Exploration Planner memahami evolusi suatu wilayah serta mengidentifikasi faktor geologi yang mengontrol pembentukan dan distribusi endapan mineral maupun sumber daya energi.
Melalui Pelatihan Basin and Regional Geology for Mining Exploration, peserta akan mempelajari tipe-tipe basin, stratigrafi, evolusi tektonik, structural geology, basin interpretation, regional tectonics, ore deposit systems, geological mapping, remote sensing, serta integrasi data geologi, geokimia, dan geofisika untuk membantu menentukan target eksplorasi yang prospektif.
Mengapa Training Basin and Regional Geology Penting?
Keberhasilan kegiatan eksplorasi tidak hanya bergantung pada data pengeboran atau sampling di area tertentu. Tim eksplorasi perlu memahami konteks geologi yang lebih luas, mulai dari sejarah pembentukan basin, tektonik regional, stratigrafi, struktur, hingga hubungan antara proses geologi dengan pembentukan endapan mineral.
Dengan memahami Regional Geological Framework, perusahaan dapat mengembangkan konsep eksplorasi yang lebih sistematis, melakukan screening wilayah, menentukan area prospektif, serta mengintegrasikan berbagai data eksplorasi untuk mendukung pengambilan keputusan.
Tujuan Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration
- Memahami konsep dasar Basin & Regional Geology.
- Memahami peranan geologi regional dalam kegiatan eksplorasi.
- Memahami konsep Sedimentary Basin dan Structural Basin.
- Mengidentifikasi berbagai tipe cekungan geologi.
- Memahami evolusi tektonik regional.
- Memahami prinsip stratigrafi dan korelasi antarformasi.
- Menganalisis hubungan antara struktur geologi dan mineralisasi.
- Memahami hubungan antara basin dan sistem endapan mineral.
- Menginterpretasikan peta geologi regional dan penampang geologi.
- Mengintegrasikan data geologi, geokimia, dan geofisika.
- Memanfaatkan citra satelit untuk mendukung Regional Mapping.
- Mengidentifikasi area prospektif untuk kegiatan eksplorasi.
- Mengembangkan strategi eksplorasi berdasarkan Regional Geological Framework.
Manfaat Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration
- Memahami konsep dasar dan klasifikasi basin geologi.
- Memahami peranan basin dalam eksplorasi tambang.
- Mengidentifikasi Rift Basin, Foreland Basin, Intracratonic Basin, dan Back-Arc Basin.
- Menganalisis tatanan tektonik regional.
- Memahami evolusi geologi yang memengaruhi pembentukan sumber daya mineral.
- Menganalisis struktur dan stratigrafi suatu wilayah.
- Menginterpretasikan peta geologi regional.
- Menginterpretasikan geological cross-section.
- Memahami penggunaan data geofisika dalam Regional Exploration.
- Mengintegrasikan data geologi, geokimia, dan geofisika.
- Mengidentifikasi geological controls terhadap mineralisasi.
- Menentukan area prospektif untuk eksplorasi.
Materi Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration
1. Fundamentals of Basin & Regional Geology
- Definisi Basin Geology.
- Definisi Regional Geology.
- Peran geologi regional dalam kegiatan eksplorasi.
- Regional Geological Framework.
- Hubungan Regional Geology dengan Mining Exploration.
- Konsep Sedimentary Basin dan Structural Basin.
2. Geological Basin Concepts
- Konsep dasar basin.
- Proses pembentukan basin.
- Basin Subsidence.
- Sediment Accumulation.
- Structural Controls.
- Hubungan basin dengan sumber daya mineral dan energi.
3. Basin Classification & Basin Types
- Rift Basin.
- Foreland Basin.
- Intracratonic Basin.
- Back-Arc Basin.
- Passive Margin Basin.
- Structural Basin.
- Sedimentary Basin.
4. Basin Development in Indonesia
- Regional geology Indonesia.
- Contoh basin di Sumatera.
- Contoh basin di Kalimantan.
- Contoh basin di Papua.
- Contoh basin di Sulawesi.
- Hubungan tectonic setting dengan pembentukan basin di Indonesia.
5. Regional Tectonic Framework
- Fundamental Plate Tectonics.
- Tectonic Setting.
- Regional Structural Framework.
- Subduction System.
- Rifting.
- Collision.
- Fault System.
- Regional Tectonic Evolution.
6. Stratigraphy & Basin Evolution
- Prinsip dasar stratigrafi.
- Stratigraphic Framework.
- Korelasi antarformasi.
- Depositional Sequence.
- Hubungan stratigrafi dengan evolusi basin.
- Interpretasi stratigraphic relationship.
7. Facies & Depositional Environment Analysis
- Konsep sedimentary facies.
- Depositional Environment.
- Facies Analysis.
- Perubahan lingkungan pengendapan.
- Hubungan sedimentation dengan tectonic evolution.
8. Structural Geology for Regional Exploration
- Fault.
- Fold.
- Fracture.
- Shear Zone.
- Structural Trend.
- Structural Interpretation.
- Kontrol struktur terhadap mineralisasi.
9. Basin Interpretation
- Interpretasi peta geologi regional.
- Interpretasi geological cross-section.
- Analisis pola struktur.
- Analisis hubungan stratigrafi.
- Interpretasi evolusi basin.
- Identifikasi geological domain.
10. Practical Basin Interpretation
- Interpretasi data geologi regional.
- Analisis penampang geologi.
- Analisis pola struktur.
- Analisis stratigraphic relationship.
- Identifikasi area prospektif berdasarkan data geologi publik.
11. Basin Analysis in Mining Exploration
- Peran Basin Analysis dalam eksplorasi mineral.
- Peran Basin Analysis dalam eksplorasi batubara.
- Regional Exploration Strategy.
- Prospect Generation.
- Target Generation.
- Regional Screening.
12. Integration of Geological, Geochemical & Geophysical Data
- Geological Data.
- Geochemical Data.
- Geophysical Data.
- Regional Data Integration.
- Multi-Disciplinary Exploration Approach.
- Identifikasi exploration anomaly.
13. Regional Tectonics & Ore Deposit Systems
- Hubungan Regional Tectonics dengan Ore Deposit System.
- Porphyry Deposit System.
- Epithermal Deposit System.
- Skarn Deposit System.
- VMS β Volcanogenic Massive Sulfide.
- Structural Control terhadap mineralisasi.
14. Metallogenic Framework
- Konsep Metallogeny.
- Metallogenic Province.
- Metallogenic Belt.
- Regional Mineralization Pattern.
- Hubungan tectonic evolution dengan metallogeny.
- Mineral Exploration Targeting.
15. Indonesian Regional Geology Case Studies
- Sumatra Arc.
- Sulawesi Metallogenic Belt.
- Papua Orogenic Belt.
- Regional tectonic setting Indonesia.
- Hubungan regional geology dengan mineralization system.
16. Regional Geological Mapping
- Regional Geological Mapping Principles.
- Interpretasi Geological Map.
- Structural Mapping.
- Stratigraphic Mapping.
- Mineralization Mapping.
- Regional Geological Interpretation.
17. Remote Sensing for Regional Exploration
- Penggunaan citra satelit dalam eksplorasi.
- Landsat.
- SRTM.
- Digital Elevation Model (DEM).
- Lineament Interpretation.
- Regional Structural Interpretation.
- Identifikasi geological features dari citra satelit.
18. GIS for Mining Exploration
- Peran GIS dalam Regional Exploration.
- Integrasi Geological Data.
- Spatial Data Management.
- Regional Geological Mapping.
- Exploration Target Mapping.
- Penggunaan ArcGIS dalam interpretasi regional.
19. Geological Software & Exploration Tools
- Pengenalan GIS.
- Pengenalan ArcGIS.
- Pengenalan Leapfrog Geo.
- Pengenalan Surfer.
- Data visualization.
- Regional geological interpretation.
20. Exploration Target Generation
- Identifikasi geological indicators.
- Identifikasi structural controls.
- Identifikasi stratigraphic controls.
- Integrasi geochemical anomaly.
- Integrasi geophysical anomaly.
- Target Ranking.
- Exploration Priority Area.
21. Case Study: Basin & Mineralization Analysis
- Analisis basin di wilayah Indonesia.
- Analisis potensi mineralisasi.
- Interpretasi data regional.
- Identifikasi exploration target.
- Diskusi strategi eksplorasi lanjutan.
22. Workshop Regional Exploration Interpretation
- Interpretasi peta geologi regional.
- Interpretasi geological cross-section.
- Analisis struktur regional.
- Analisis stratigrafi.
- Integrasi geological, geochemical & geophysical data.
- Identifikasi prospective area.
- Presentasi kelompok hasil interpretasi.
Catatan: Materi Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, karakteristik komoditas tambang, wilayah eksplorasi, data geologi yang tersedia, dan objective program khususnya untuk pelaksanaan In-House Training.
Target Peserta Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration
- Geologist.
- Exploration Geologist.
- Exploration Geoscientist.
- Mining Engineer.
- Exploration Engineer.
- Exploration Planner.
- Geophysicist.
- Geochemist.
- Mine Geologist.
- Resource Geologist.
- GIS Specialist.
- Mining Exploration Team.
- Project Exploration Team.
- Akademisi bidang Geologi dan Pertambangan.
- Mahasiswa Geologi dan Teknik Pertambangan.
- Profesional yang ingin memperdalam Regional Geology dan Mining Exploration.
Pembicara / Fasilitator
Tim Trainer Johnson Indonesia
Jadwal Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration 2026
- 14β15 Januari 2027
- 23β24 Februari 2027
- 23β24 Maret 2027
- 22β23 April 2027
- 25β26 Mei 2027
- 10β11 Juni 2027
- 22β23 Juli 2027
- 19β20 Agustus 2027
- 28β29 September 2027
- 13β14 Oktober 2026
- 23β24 November 2026
- 01β02 Desember 2026
Jadwal di atas mengikuti kalender pada halaman Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration. Jadwal dapat mengalami perubahan sehingga peserta disarankan melakukan konfirmasi kepada Johnson Indonesia sebelum melakukan pendaftaran.
Jam Pelaksanaan Training
09.00β16.00 WIB
Durasi: 2 Hari
Metode Training
- Interactive Presentation.
- Case Study.
- Geological Map Interpretation.
- Cross-Section Interpretation.
- Basin Interpretation Exercise.
- Regional Geological Analysis.
- Exploration Data Integration.
- Group Discussion.
- Case Study Indonesia.
- Group Presentation.
Metode Pelaksanaan
Public Offline Training
Pelaksanaan Public Offline Training dilakukan di hotel dengan ketentuan minimal 5 peserta untuk Fix Running. Lokasi training di salah satu hotel bintang 4 di area pelaksanaan yang akan dikonfirmasikan sebelum kegiatan.
In-House Training
Program In-House Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration dapat dilaksanakan secara khusus untuk perusahaan dengan materi, studi kasus, jadwal, lokasi, dan jumlah peserta yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
Investasi Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration
- Investasi Public Training: Silakan menghubungi Admin Johnson Indonesia untuk mendapatkan informasi biaya training terbaru sesuai jadwal dan lokasi pelaksanaan.
- Investasi In-House Training: Biaya pelatihan disesuaikan dengan jumlah peserta dan kebutuhan program. Johnson Indonesia akan membuat perhitungan harga berjenjang sesuai kebutuhan perusahaan.
Fasilitas Training
- Seminar Kit.
- Certificate.
- Lunch.
- Snack.
- Souvenir.
Client Training Johnson Indonesia
Johnson Indonesia menyelenggarakan program training bagi berbagai perusahaan dan organisasi yang membutuhkan pengembangan kompetensi di bidang pertambangan, geologi, eksplorasi, engineering, operation, management, dan bidang profesional lainnya.
Daftar nama client khusus yang pernah mengikuti Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration dapat ditambahkan berdasarkan database client dan dokumentasi training Johnson Indonesia.
Training Terkait Mining Exploration & Geology
Untuk memperkuat kompetensi di bidang Geology, Geoscience, Mineral Exploration, Resource Estimation, Geological Modeling, dan Mining Exploration, peserta dapat mengikuti beberapa program terkait berikut:
Training Geological Mapping & Ore Body Modeling
Training Mineral Exploration & Resource Estimation (JORC / NI 43-101 Standard)
Training Geophysical Survey & Data Interpretation for Mining Projects
Mining Training Series Johnson Indonesia
Basin Analysis untuk Mining Exploration
Basin Analysis membantu tim eksplorasi memahami sejarah pembentukan cekungan, stratigrafi, sedimentasi, deformasi, dan perkembangan struktur regional. Informasi tersebut dapat digunakan untuk membangun geological concept sebelum menentukan target eksplorasi yang lebih spesifik.
Regional Geology untuk Mineral Exploration
Regional Geology memberikan konteks mengenai hubungan antara litologi, stratigrafi, struktur, tectonic setting, dan mineralization system dalam skala regional. Pemahaman tersebut membantu Exploration Geologist mengidentifikasi geological trend dan area yang memiliki karakteristik prospektif.
Regional Tectonics & Mineralization
Evolusi tektonik regional dapat memengaruhi pembentukan dan distribusi sistem mineralisasi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap subduction, rifting, collision, fault system, magmatism, dan structural evolution merupakan bagian penting dalam mengembangkan model eksplorasi mineral.
Basin Analysis untuk Coal Exploration
Dalam eksplorasi batubara, pemahaman mengenai basin evolution, stratigraphy, depositional environment, structural geology, dan sedimentary sequence dapat membantu tim eksplorasi memahami distribusi lapisan serta kondisi geologi regional suatu wilayah.
Geological Mapping & Regional Interpretation
Geological Mapping membantu mengumpulkan dan menginterpretasikan informasi mengenai lithology, structure, stratigraphy, alteration, dan mineralization. Dalam skala regional, informasi tersebut dapat dikombinasikan dengan peta geologi, penampang, remote sensing, dan data eksplorasi lainnya.
Integrasi Geological, Geochemical & Geophysical Data
Strategi eksplorasi modern membutuhkan integrasi berbagai jenis data. Geological Mapping memberikan geological framework, Geochemical Survey membantu mengidentifikasi anomaly, sedangkan Geophysical Survey dapat memberikan informasi mengenai karakteristik bawah permukaan. Integrasi ketiganya dapat meningkatkan kualitas Exploration Target Generation.
Remote Sensing & GIS untuk Regional Exploration
Remote Sensing dan GIS dapat digunakan untuk mendukung interpretasi geologi regional, identifikasi lineament, analisis topografi, integrasi data spasial, serta penyusunan Exploration Target Map. Data seperti Landsat, SRTM, dan DEM dapat menjadi sumber informasi pendukung dalam tahap regional exploration.
Basin and Regional Geology untuk Exploration Targeting
Hasil interpretasi Basin & Regional Geology dapat digunakan untuk menyusun area prioritas eksplorasi. Geological Setting, Structural Controls, Stratigraphy, Geochemical Anomaly, Geophysical Anomaly, dan indikasi mineralisasi dapat diintegrasikan untuk membantu melakukan Exploration Target Generation dan Target Ranking.
In-House Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration
Johnson Indonesia menyediakan In-House Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration yang dapat disesuaikan dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan perusahaan. Program dapat difokuskan pada Basin Analysis, Regional Geology, Structural Geology, Stratigraphy, Regional Tectonics, Ore Deposit Systems, Geological Mapping, Remote Sensing, GIS, maupun Exploration Target Generation.
Apabila memungkinkan, workshop dapat menggunakan contoh data geologi, peta, penampang, maupun data eksplorasi perusahaan sehingga pembahasan menjadi lebih relevan terhadap kondisi lapangan.
Mengapa Memilih Johnson Indonesia?
-
- Professional Training Provider Since 2002.
- Tim trainer berpengalaman dan fokus di bidangnya.
- Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
- Tersedia Public Offline Training dan In-House Training.
- Metode pembelajaran melalui teori, case study, interpretation, dan discussion.
- Program dapat disesuaikan dengan kebutuhan Mining & Exploration Company.
Informasi & Pendaftaran Training
Johnson Indonesia β Training Center
Professional Training Provider Since 2002
Telp: (021) 541 9152
WhatsApp: 0815 9725 020
Email: infotraining27@gmail.com
Website: www.seminarjohnson.com
Daftar Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration
Tingkatkan kompetensi tim eksplorasi melalui Training Basin and Regional Geology for Mining Exploration Johnson Indonesia. Pelajari Basin Analysis, Regional Geology, Stratigraphy, Structural Geology, Regional Tectonics, Ore Deposit Systems, Geological Mapping, Remote Sensing, GIS, Geological Data Integration, dan Exploration Target Generation untuk mendukung kegiatan eksplorasi mineral dan pertambangan secara lebih sistematis.
