Training Marketing Communication Strategy

Training Marketing Communication Strategy adalah program pelatihan profesional dari Johnson Indonesia yang dirancang untuk membantu praktisi marketing, brand, sales, public relations, dan corporate communication dalam merancang strategi komunikasi pemasaran yang terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada pencapaian target bisnis.

Melalui program Marketing Communication Strategy Training, peserta akan mempelajari konsep Integrated Marketing Communication (IMC), Segmenting, Targeting dan Positioning (STP), strategi branding, brand communication, brand activation, budgeting strategy hingga monitoring dan evaluasi efektivitas komunikasi pemasaran.

Mengapa Training Marketing Communication Strategy Penting?

Persaingan bisnis yang semakin kompetitif membuat perusahaan tidak cukup hanya memiliki produk atau layanan yang berkualitas. Perusahaan juga membutuhkan strategi komunikasi pemasaran yang mampu menyampaikan keunggulan produk, membangun persepsi merek, menciptakan hubungan dengan pelanggan, serta membedakan perusahaan dari kompetitor.

Training Marketing Communication Strategy membantu peserta memahami bagaimana mengintegrasikan berbagai aktivitas komunikasi pemasaran sehingga advertising, digital marketing, sales promotion, public relations, branding, direct marketing, customer engagement dan aktivitas promosi lainnya dapat mendukung positioning dan tujuan pemasaran perusahaan.

Pendekatan Integrated Marketing Communication membantu organisasi menciptakan pesan yang lebih konsisten pada berbagai media dan customer touchpoint. Dengan komunikasi yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan brand awareness, memperkuat brand positioning, membangun customer engagement dan mendukung pencapaian target penjualan.

Manfaat Training Marketing Communication Strategy

  • Meningkatkan kompetensi profesional dalam bidang Integrated Marketing Communication (IMC).
  • Memahami konsep, prinsip dan tujuan Integrated Marketing Communication.
  • Memahami hubungan strategi marketing dengan strategi komunikasi pemasaran.
  • Mampu merancang strategi Segmenting, Targeting dan Positioning (STP).
  • Mampu mendesain program Integrated Marketing Communication.
  • Memahami strategi branding dan brand positioning.
  • Mampu mengembangkan brand communication dan brand activation.
  • Memahami penyusunan budgeting strategy untuk aktivitas marketing communication.
  • Mampu melakukan monitoring dan evaluasi program komunikasi pemasaran.
  • Menerapkan strategi Marketing Communication dalam pekerjaan untuk mendukung pencapaian target perusahaan.

Materi Training Marketing Communication Strategy

1. Integrated Marketing Communication (IMC)

  • Pengertian dan konsep Integrated Marketing Communication.
  • Conventional Marketing versus Integrated Marketing.
  • Peranan IMC dalam strategi pemasaran perusahaan.
  • Membangun komunikasi pemasaran yang terintegrasi.

2. Segmenting, Targeting & Positioning

  • Segmenting: mengapa dan bagaimana melakukan grouping customers dan prospects.
  • Membuat Matrix Segmenting.
  • Targeting: menentukan sasaran pasar yang tepat.
  • Positioning yang dimulai dari Product Management.
  • Menentukan STP produk perusahaan.

3. Product & Value Proposition

  • Menentukan branding produk.
  • Menentukan target customers.
  • Customer benefits.
  • Pricing policy.
  • Membangun Value Proposition.

4. Strategy Branding

  • Konsep dan strategi membangun brand.
  • Brand identity dan brand positioning.
  • Brand perception.
  • Membuat Perceptual Map.
  • Membangun diferensiasi merek.

5. Marketing Communication Strategy

  • Menentukan tujuan komunikasi pemasaran.
  • Merancang pesan komunikasi yang efektif.
  • Menentukan media komunikasi pemasaran.
  • Membangun konsistensi komunikasi pada berbagai customer touchpoint.

6. Budgeting Strategy

  • Perencanaan anggaran Marketing Communication.
  • Prioritas penggunaan budget komunikasi pemasaran.
  • Efektivitas penggunaan anggaran promosi.

7. Brand Activation & Brand Communication Strategy

  • Konsep Brand Activation.
  • Merancang program Brand Communication.
  • Meningkatkan customer engagement.
  • Membangun pengalaman pelanggan terhadap brand.

8. IMC & Customer Relationship Management

  • IMC sebagai proses membangun branding yang kuat.
  • Hubungan branding dengan Customer Relationship Management.
  • Membangun komunikasi jangka panjang dengan pelanggan.

9. Monitoring & Evaluation

  • Monitoring program Marketing Communication.
  • Evaluating Your Brand(s).
  • Mengukur efektivitas aktivitas komunikasi pemasaran.
  • Success Stories Marketing Planning & IMC.

Metode Training

Program Training Marketing Communication Strategy menggunakan metode pembelajaran
interaktif dan aplikatif sehingga peserta tidak hanya memahami konsep tetapi juga dapat
menghubungkannya dengan kondisi perusahaan.

  • Presentation & Interactive Lecture
  • Discussion
  • Case Study
  • Practical Exercise
  • Sharing Experience
  • Problem Solving
  • Marketing Communication Analysis

Target Peserta

Training ini direkomendasikan untuk:

  • Marketing Manager
  • Marketing Supervisor
  • Product Manager / Product Specialist
  • Brand Manager / Brand Specialist
  • Marketing Communication Manager
  • Marketing Services Manager
  • Communications Manager
  • Public Relations Director / Manager
  • Account Director / Account Manager
  • Sales & Marketing Professional
  • Corporate Communication Professional
  • Profesional yang terlibat dalam aktivitas branding dan komunikasi pemasaran

Trainer Marketing Communication Strategy

Program training dapat difasilitasi oleh trainer profesional Johnson Indonesia, antara lain:

  • Johnson Alvonco, Ph.D.
  • Team Trainer Johnson Indonesia

Penentuan trainer disesuaikan dengan jadwal, kebutuhan peserta, serta ketersediaan fasilitator.

Jadwal Public Training Marketing Communication Strategy

Program Public Training Marketing Communication Strategy diselenggarakan secara berkala sepanjang tahun.

23–24 September 2026 06–07 Mei 2027
26–27 Oktober 2026 29–30 Juni 2027
24–25 November 2026 14–15 Juli 2027
28–29 Desember 2026 25–26 Agustus 2027
28–29 Januari 2027 22–23 September 2027
26–27 Februari 2027 27–28 Oktober 2027
03–04 Maret 2027 24–25 November 2027
27–28 April 2027 15–16 Desember 2027

Jam Pelaksanaan Training

  • Offline Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
  • Online Training: 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB melalui Zoom Meeting.

Lokasi Training

Public Offline Training diselenggarakan di Jakarta. Alternatif lokasi antara lain
Hotel Ciputra Jakarta, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Holiday Inn Jakarta Wahid Hasyim,
Johnson Training Center, atau hotel lainnya yang akan dikonfirmasikan kepada peserta.

Fee Investasi Training

Public Offline Training – Jakarta

Rp5.950.000,- / orang / 2 hari
Minimal 3 peserta untuk pelaksanaan di hotel.

Fasilitas meliputi Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack dan Souvenir.

Online Training

Rp5.500.000,- / orang / 2 hari
Pelaksanaan pukul 09.00–16.00 WIB melalui Zoom Meeting.

Private Training – Johnson Training Center

  • Rp8.000.000,- / orang / 2 hari – Pasti Running.
  • Rp5.950.000,- / orang / 1 hari – Pasti Running.

Offline Training – Luar Kota Jakarta

  • Rp12.000.000,- / orang – Pasti Running.
  • Rp8.500.000,- / orang – pengiriman 1–5 peserta.
  • Rp8.000.000,- / orang – pengiriman di atas 5 peserta.

Perusahaan yang Pernah Mengikuti Training Sejenis

Program Marketing Communication Strategy dan pelatihan marketing sejenis
Johnson Indonesia telah diikuti peserta dari berbagai perusahaan, di antaranya:

  • PT Astra Honda Motor
  • PT Honda Prospect Motor
  • PT Rich Products Indonesia
  • PT Wahana Makmur Sejati
  • dan berbagai perusahaan lainnya.

Mengapa Memilih Marketing Communication Strategy Training Johnson Indonesia?

Johnson Indonesia merupakan penyedia program corporate training dan pengembangan sumber daya
manusia yang menyediakan berbagai program Public Training, Online Training, Private Training
dan In-House Training. Program Marketing Communication Strategy dirancang dengan
pendekatan praktis agar peserta dapat memahami hubungan antara strategi marketing, branding,
Integrated Marketing Communication, customer engagement dan pencapaian tujuan bisnis.

Materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi untuk pelaksanaan
In-House Training Marketing Communication Strategy. Studi kasus, latihan dan
pembahasan dapat diarahkan pada produk, jasa, pelanggan, kompetitor maupun permasalahan
marketing communication yang sedang dihadapi perusahaan.

Topik Training Marketing yang Direkomendasikan

Untuk pengembangan kompetensi lebih lanjut, peserta juga dapat mengikuti program:

Informasi & Registrasi Training

Johnson Indonesia – Training Center
Training Provider Since 2002

Telp: (021) 541 9152 / 541 7516
HP / WhatsApp: 0815 972 5020
Email: infotraining27@gmail.com

Website:
www.seminarjohnson.com

In-House Training Marketing Communication Strategy

Johnson Indonesia juga menyediakan In-House Training Marketing Communication Strategy
yang dapat diselenggarakan khusus untuk perusahaan. Materi, studi kasus, durasi, jadwal,
lokasi serta metode pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Program in-house sangat sesuai bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kompetensi tim Marketing,
Brand, Sales, Public Relations dan Corporate Communication secara terintegrasi serta
mengembangkan strategi komunikasi pemasaran yang sesuai dengan kondisi bisnis perusahaan.

FAQ Training Marketing Communication Strategy

1. Apa itu Training Marketing Communication Strategy?

Training Marketing Communication Strategy adalah pelatihan untuk mengembangkan strategi komunikasi pemasaran yang terarah dan konsisten. Peserta mempelajari cara menentukan target audiens, merumuskan pesan, memilih saluran komunikasi, serta mengevaluasi kampanye untuk mendukung tujuan pemasaran perusahaan.

2. Apa manfaat mengikuti pelatihan ini?

Peserta diharapkan mampu menyusun rencana komunikasi pemasaran, memperjelas pesan merek, mengintegrasikan saluran promosi, dan menentukan indikator keberhasilan kampanye sesuai tujuan bisnis.

3. Siapa yang perlu mengikuti training ini?

Pelatihan ini ditujukan bagi Marketing Manager, Marketing Communication, Brand Manager, Digital Marketing, Public Relations, tim promosi, Business Development, pemilik usaha, serta profesional yang menangani komunikasi pemasaran.

4. Apa saja materi yang dibahas?

Materi mencakup analisis audiens, positioning, value proposition, penyusunan pesan, Integrated Marketing Communication, strategi konten, pemilihan media, perencanaan kampanye, anggaran komunikasi, serta pengukuran dan evaluasi hasil.

5. Apa yang dimaksud dengan Integrated Marketing Communication?

Integrated Marketing Communication (IMC) adalah pendekatan yang menyelaraskan pesan dan aktivitas komunikasi di berbagai saluran. Tujuannya agar iklan, media sosial, website, kegiatan promosi, public relations, dan komunikasi penjualan saling mendukung serta menyampaikan identitas merek yang konsisten.

6. Apakah pelatihan membahas komunikasi pemasaran digital?

Ya. Pelatihan membahas peran website, media sosial, email marketing, dan iklan digital dalam strategi komunikasi pemasaran. Fokusnya adalah menentukan fungsi setiap saluran, kesesuaian pesan, dan keterkaitannya dengan perjalanan pelanggan.

7. Bagaimana cara menentukan pesan pemasaran yang efektif?

Pesan dirumuskan berdasarkan kebutuhan audiens, manfaat produk atau jasa, positioning merek, dan tujuan komunikasi. Peserta berlatih menyusun pesan utama, bukti pendukung, serta ajakan bertindak atau call to action yang jelas.

8. Apakah training ini sesuai untuk perusahaan B2B dan B2C?

Ya. Prinsipnya dapat diterapkan pada perusahaan Business to Business (B2B) maupun Business to Consumer (B2C). Pendekatan pesan, pilihan media, dan aktivitas kampanye disesuaikan dengan karakter pelanggan serta proses keputusan pembelian.

9. Bagaimana mengukur keberhasilan komunikasi pemasaran?

Indikator ditentukan berdasarkan tujuan kampanye. Contohnya adalah jangkauan audiens, brand awareness, engagement, kunjungan website, jumlah prospek berkualitas, dan konversi. Peserta juga membahas cara menghubungkan hasil komunikasi dengan hasil penjualan melalui metode pelacakan yang sesuai.

10. Apakah tersedia studi kasus dan praktik?

Program dirancang menggunakan diskusi, studi kasus, evaluasi materi promosi, serta latihan penyusunan kampanye. Untuk in-house training, kasus dapat disesuaikan dengan produk, target pasar, dan tantangan komunikasi perusahaan berdasarkan kesepakatan.

11. Apa hasil praktis yang dapat disusun peserta?

Peserta dapat menyusun draft profil audiens, pesan utama, rencana saluran komunikasi, kalender konten atau kampanye, serta indikator evaluasi dalam sebuah Marketing Communication Action Plan.

12. Apakah tersedia in-house training dan berapa durasinya?

Johnson Indonesia menyediakan pilihan Corporate In-House Training dengan materi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Durasi yang direkomendasikan adalah 2 hari untuk pembahasan konsep dan praktik; penyesuaian dapat dilakukan sesuai cakupan program.

13. Bagaimana mendapatkan jadwal, biaya, dan proposal training?

Hubungi Johnson Indonesia melalui WhatsApp 0815 972 5020 atau kunjungi www.seminarjohnson.com untuk memperoleh informasi jadwal, investasi, dan proposal Training Marketing Communication Strategy.

Scroll to Top
Call Us Now