
Training Bridging GCG to GRC
Training Bridging GCG to GRC merupakan program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi profesional dalam mengintegrasikan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dengan pendekatan Governance, Risk, and Compliance (GRC).
Dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin kompleks, perusahaan dituntut untuk menerapkan tata kelola yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mampu mengelola risiko secara efektif, meningkatkan transparansi, serta mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi.
Penerapan GRC yang terintegrasi memungkinkan perusahaan menyelaraskan fungsi tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dalam satu kerangka kerja yang sistematis. Pendekatan ini membantu organisasi meningkatkan efektivitas pengawasan, memperkuat pengendalian internal, serta menciptakan proses pengambilan keputusan yang lebih terukur.
Melalui Training Bridging GCG to GRC, peserta akan mempelajari konsep dasar GCG dan GRC, analisis kesenjangan penerapan tata kelola, integrasi manajemen risiko dan kepatuhan, pengukuran tingkat kematangan GRC, serta penyusunan roadmap transformasi GCG menuju GRC terintegrasi.
Mengapa Training Bridging GCG to GRC Penting?
Perusahaan membutuhkan sistem tata kelola yang mampu mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis, perkembangan regulasi, serta meningkatnya ekspektasi para pemangku kepentingan.
Implementasi GCG yang tidak terintegrasi dengan manajemen risiko dan kepatuhan dapat menyebabkan lemahnya koordinasi, tumpang tindih pengawasan, serta kurang efektifnya proses pengendalian internal.
Oleh karena itu, transformasi menuju GRC menjadi langkah strategis untuk membangun tata kelola perusahaan yang lebih efektif, adaptif, transparan, dan berkelanjutan.
Manfaat Pelatihan
- Memahami konsep, prinsip, dan perkembangan Good Corporate Governance (GCG) serta Governance, Risk, and Compliance (GRC).
- Mengidentifikasi perbedaan dan hubungan antara GCG dan GRC dalam pengelolaan organisasi.
- Memahami integrasi governance, risk management, dan compliance dalam mendukung strategi perusahaan.
- Mengidentifikasi kesenjangan antara penerapan GCG saat ini dengan kebutuhan implementasi GRC terintegrasi.
- Meningkatkan efektivitas sistem pengendalian internal, pengawasan, dan kepatuhan perusahaan.
- Melakukan evaluasi tingkat kematangan implementasi GRC.
- Menyusun strategi dan roadmap transformasi GCG menuju GRC yang terintegrasi.
MANFAAT TRAINING
- Meningkatkan efektivitas penerapan tata kelola perusahaan.
- Memperkuat integrasi antara fungsi governance, risk management, dan compliance.
- Meningkatkan kemampuan organisasi dalam mengidentifikasi dan mengendalikan risiko.
- Mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis risiko.
- Meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi.
- Mengoptimalkan sistem pengendalian internal dan pengawasan perusahaan.
- Mengembangkan budaya tata kelola dan manajemen risiko yang berkelanjutan.
Garis Besar Program
1. Pembukaan dan Konteks Strategis GCG to GRC
- Konsep dasar Good Corporate Governance (GCG).
- Pengertian dan perkembangan Governance, Risk, and Compliance (GRC).
- Urgensi transformasi GCG menuju GRC terintegrasi.
- Tren regulasi, tuntutan stakeholder, dan bisnis berkelanjutan.
- Studi kasus kegagalan tata kelola perusahaan.
2. Memahami Kesenjangan GCG dan GRC
- Perbedaan pendekatan GCG konvensional dan GRC terintegrasi.
- Pemetaan elemen tata kelola perusahaan.
- Identifikasi kelemahan dan blind spot dalam tata kelola organisasi.
- Analisis kesenjangan penerapan GCG dan kebutuhan GRC.
- Praktik menggunakan GCG-GRC Gap Analysis Template.
3. Pilar Utama Governance, Risk, and Compliance
- Governance: Peran direksi, komisaris, dan manajemen dalam pengawasan GRC.
- Risk Management: Integrasi manajemen risiko ke dalam strategi perusahaan.
- Compliance: Penguatan sistem kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan internal.
- Integrasi ketiga komponen dalam proses bisnis.
- Simulasi penyusunan kebijakan GRC terintegrasi.
4. Teknologi dan Digitalisasi Pendukung GRC
- Peran teknologi dalam implementasi GRC.
- Pemanfaatan sistem informasi untuk monitoring risiko dan kepatuhan.
- Digitalisasi proses governance, risk, dan compliance.
- Studi kasus penerapan teknologi GRC dalam organisasi.
5. Pengukuran Tingkat Kematangan GRC
- Konsep GRC Maturity Assessment.
- Framework penilaian tingkat kematangan GRC.
- Pengenalan OCEG GRC Capability Model.
- Evaluasi efektivitas penerapan GRC.
- Identifikasi area perbaikan dan prioritas pengembangan.
6. Penyusunan Roadmap Transformasi GCG to GRC
-
- Strategi implementasi GRC dalam organisasi.
- Penentuan prioritas program transformasi.
- Penyusunan quick wins dan inisiatif jangka panjang.
- Penyusunan roadmap implementasi GCG-GRC selama 12 bulan.
- Presentasi dan penyusunan GRC Action Plan.
Target Peserta Training
-
Training Bridging GCG to GRC ditujukan bagi pimpinan, manajer, supervisor, dan profesional yang memiliki tanggung jawab dalam tata kelola perusahaan, manajemen risiko, kepatuhan, pengendalian internal, audit, serta pengambilan keputusan strategis.
Program ini relevan bagi perusahaan swasta, BUMN, BUMD, lembaga keuangan, dan berbagai organisasi yang ingin meningkatkan efektivitas tata kelola serta mengintegrasikan fungsi governance, risk management, dan compliance.
Team Training Johnson Indonesia
-
Kurnia Hadi, GRCP, GRCA, cRBIA, CPMP,.
Jadwal Public Training
Program Public Training diselenggarakan secara berkala. Jadwal training dapat dipilih berdasarkan kalender Public Training Johnson Indonesia dan dikonfirmasikan kembali kepada peserta sebelum pelaksanaan.
Jadwal Training:
| 07–08 Januari | 14-15 Juli |
| 05–06 Februari | 06-07 Agustus |
| 10–11 Maret | 01-02 September |
| 06–07 April | 14-15 Oktober |
| 18–19 Mei | 19-20 November |
| 08–09 Juni | 08-09 Desember |
Note: Permintaan Training Khusus (Materi, Jadwal & Lokasi Khusus) & Fixed Running – Hubungi Call / WhatsApp: 0815972 5020
Lokasi Training
Kami juga akan membahas tentang pentingnya kepatuhan terhadap peraturan pajak dan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Misalnya, peserta akan diajarkan cara menghitung pajak penghasilan karyawan dan memastikan bahwa perusahaan mematuhi semua ketentuan hukum yang relevan.
Training dapat diselenggarakan secara offline di Jakarta, Johnson Training Center, hotel, lokasi perusahaan, maupun berbagai kota di Indonesia berdasarkan kebutuhan peserta dan perusahaan. Program juga tersedia dalam format Online Training.
- Alternatif Hotel: Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Hotel Holiday Inn, dll (Lokasi Dapat By Request)
- Lokasi Private Training: Johnson Training Center (Komp. Daan Mogot Baru 3A/10 Jakarta Barat)
Kepastian Lokasi Training akan kami konfirmasi Kembali Kepada Peserta Training
Investasi Training
- Offline Training Jakarta: Rp. 7.950.000/orang untuk 2 hari dengan minimal 3 peserta. Fasilitas meliputi seminar kit, certificate, lunch, snack dan souvenir.
- Offline Training Luar Jakarta: Rp. 12.000.000/orang untuk pasti running; Rp8.500.000/orang untuk 1–5 peserta; dan Rp8.000.000/orang untuk lebih dari 5 peserta.
- Online Training: Rp. 6.500.000/orang untuk 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.
In-House Training
Evaluasi dan Umpan Balik
Johnson Indonesia menyediakan In-House Training bagi perusahaan yang membutuhkan program pengembangan Supervisor, Manager, dan Leader secara khusus. Materi, studi kasus, jadwal, jumlah peserta, serta lokasi training dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi organisasi.
Cek Topik Lainnya:
- Training Remedial Loan Management
- Training Strategi Menghadapi Kredit Bermasalah
- Training Restrukturisasi Non Performing Loan (NPL)
- Training Aspek Hukum, Pengikatan & Eksekusi Agunan
- Training Penanganan Eksekusi Jaminan Kredit
- Training Hukum Perkreditan
- Training Lending and Collection for Banking
- Banking Training Series
Â
