Training Problem Solving Decision Making

Training Customer Services ProfessionalΒ 

Training Customer Services Professional merupakan program pelatihan profesional yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi petugas Customer Service dalam memberikan pelayanan yang unggul, membangun hubungan dan kepercayaan pelanggan, berkomunikasi secara profesional, menangani keluhan pelanggan, serta menciptakan Customer Experience yang positif. Customer Service memiliki peran penting karena menjadi salah satu representasi perusahaan dalam berinteraksi langsung dengan pelanggan.

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, pelanggan tidak hanya mempertimbangkan kualitas produk dan harga, tetapi juga kualitas pelayanan yang diterima. Respons yang cepat, komunikasi yang ramah, kemampuan memahami kebutuhan pelanggan, penanganan complaint secara profesional, serta konsistensi pelayanan dapat memengaruhi Customer Satisfaction, Customer Loyalty, dan citra perusahaan.

Melalui Pelatihan Customer Services Professional, peserta akan mempelajari profesionalisme Customer Service, karakteristik Customer Service Excellence, standar kompetensi Customer Service, Positive Mindset, kepercayaan diri dan sikap tegas, Building Relationship & Trust, Interpersonal Communication Skill, SMART Handling Complaint, Professional Appearance, serta Do & Don’t sebagai Customer Service Professional.

Mengapa Training Customer Services Professional Penting?

Customer Service merupakan salah satu titik kontak utama antara pelanggan dan perusahaan. Cara petugas Customer Service berkomunikasi, merespons pertanyaan, menangani masalah, memberikan informasi, dan menyelesaikan complaint dapat memengaruhi persepsi pelanggan terhadap kualitas perusahaan secara keseluruhan.

Petugas Customer Service yang profesional perlu memiliki kombinasi Knowledge, Skill, Attitude, Positive Mindset, Communication Skill, Emotional Intelligence, Problem Solving, dan Service Orientation. Kompetensi tersebut membantu Customer Service menghadapi pelanggan dengan karakter dan kebutuhan yang berbeda secara profesional.

Training Customer Service Professional membantu perusahaan membangun standar pelayanan yang lebih konsisten sehingga Customer Service tidak hanya berfungsi sebagai pemberi informasi, tetapi juga sebagai Relationship Builder yang membantu meningkatkan kepuasan, kepercayaan, loyalitas, dan pengalaman pelanggan.

Manfaat Training Customer Services Professional

  • Meningkatkan profesionalisme sebagai petugas Customer Service.
  • Meningkatkan kompetensi sebagai Customer Service Professional.
  • Membangun dan mengembangkan Positive Mindset Customer Service.
  • Meningkatkan kemampuan membangun hubungan dengan pelanggan.
  • Meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan customer secara profesional.
  • Meningkatkan kemampuan menghadapi complaint pelanggan secara efektif.
  • Mampu memberikan pelayanan pelanggan yang memuaskan.
  • Meningkatkan kualitas Customer Experience.
  • Meningkatkan kemampuan memahami kebutuhan dan harapan pelanggan.
  • Membangun kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.
  • Meningkatkan kemampuan menghadapi pelanggan yang sulit atau emosional.
  • Meningkatkan kemampuan Problem Solving dalam pelayanan.
  • Mendukung peningkatan Customer Satisfaction dan Customer Loyalty.
  • Membantu menjaga citra dan reputasi perusahaan.

Materi Training Customer Services Professional

1. Profesionalisme Customer Service (CS)

  • Peran penting Customer Service dalam bisnis.
  • Fungsi Customer Service sebagai representasi perusahaan.
  • Customer Service sebagai Front Liner.
  • KPI Customer Service dan cara pencapaiannya.
  • Profesionalisme dalam pelayanan pelanggan.
  • Workshop dan diskusi hambatan serta kendala Customer Service di tempat kerja.

Profesionalisme Customer Service dibangun melalui kemampuan memberikan pelayanan yang konsisten, memahami kebutuhan pelanggan, menjalankan standar perusahaan, serta menjaga kualitas komunikasi dan perilaku dalam berbagai situasi pelayanan.

2. Characteristic Customer Service Excellence

  • People – kualitas sumber daya manusia dalam pelayanan.
  • Process – proses dan prosedur pelayanan pelanggan.
  • Physical & Infrastructure – fasilitas pendukung pelayanan.
  • Product – pemahaman produk dan layanan.
  • Price – pemahaman nilai dan harga bagi pelanggan.

Customer Service Excellence tidak hanya bergantung pada keramahan petugas. Pelayanan yang unggul membutuhkan dukungan People, Process, Physical & Infrastructure, Product, dan Price yang terintegrasi sehingga pelanggan mendapatkan pengalaman pelayanan yang konsisten.

3. Standard Competency Petugas Customer Service

  • Standar Knowledge Customer Service Professional.
  • Standar Skill Customer Service Professional.
  • Standar Attitude Customer Service Professional.
  • Standar Kecerdasan Intelektual (IQ).
  • Standar Kecerdasan Emosional (EQ).
  • Standar Adversity Quotient (AQ) dalam menghadapi tantangan dan masalah.
  • Standar Kecerdasan Spiritual (SQ).
  • Standar Character.

Customer Service Professional membutuhkan kompetensi yang seimbang antara pengetahuan, keterampilan, sikap, kecerdasan emosional, kemampuan menghadapi tekanan, serta karakter. Kombinasi tersebut membantu petugas memberikan pelayanan secara profesional dalam berbagai kondisi.

4. Mindset Customer Service Profesional

  • Mindset Profesional Customer Service.
  • Mengenali Mental Blocking negatif.
  • Dampak Mental Blocking terhadap profesionalisme Customer Service.
  • Membangun Positive Mindset.
  • Membangun citra diri positif.
  • Membangun etos kerja positif.
  • Workshop dan simulasi Mindset.

Positive Mindset Customer Service memengaruhi cara petugas melihat pelanggan, pekerjaan, masalah, complaint, dan tekanan pelayanan. Mindset yang positif membantu Customer Service lebih berorientasi pada solusi serta menjaga kualitas pelayanan meskipun menghadapi situasi yang menantang.

5. Mengembangkan Kepercayaan Diri & Sikap Tegas Customer Service Professional

  • Faktor penyebab kurangnya kepercayaan diri.
  • Mengenali tanda-tanda tidak percaya diri.
  • Dampak kurang percaya diri terhadap pekerjaan dan perusahaan.
  • Cara membangun kepercayaan diri Customer Service.
  • Pengaruh sikap tegas terhadap tugas dan tanggung jawab Customer Service.
  • Cara mengembangkan sikap tegas Customer Service Professional.
  • Workshop, simulasi, dan Role Play sikap tegas.

Kepercayaan diri membantu Customer Service berkomunikasi dengan lebih jelas dan profesional. Sikap tegas juga diperlukan agar petugas mampu memberikan informasi, menjelaskan prosedur, menetapkan batasan, serta menghadapi situasi pelayanan tanpa menjadi pasif maupun agresif.

6. Building Relationship & Trust With Customer

  • Kenali Customer Anda.
  • Optional Self Personality Assessment menggunakan metode DISC.
  • Memahami karakter pelanggan.
  • Proses membangun hubungan pelanggan.
  • Proses membangun kepercayaan pelanggan.
  • Membangun hubungan jangka panjang.
  • Workshop, simulasi, dan Role Play.

Building Relationship & Trust With Customer membantu petugas Customer Service memahami bahwa pelayanan bukan sekadar menyelesaikan transaksi. Hubungan yang positif dan kepercayaan pelanggan merupakan fondasi penting untuk meningkatkan Customer Satisfaction, Customer Retention, dan Customer Loyalty.

7. Interpersonal Communication Skill

  • Konsep dan prinsip komunikasi.
  • Proses komunikasi.
  • Hambatan komunikasi.
  • Efektivitas komunikasi dengan 3V: Verbal, Vocal, dan Visual.
  • Keterampilan mendengar efektif.
  • Active Listening.
  • 3 Magic Words dalam pelayanan.
  • Etiket berkomunikasi.

Interpersonal Communication Skill merupakan kompetensi utama Customer Service. Petugas perlu mampu menyampaikan informasi dengan jelas sekaligus mendengarkan pelanggan secara aktif agar kebutuhan, pertanyaan, dan masalah pelanggan dapat dipahami secara tepat.

8. Efektivitas Komunikasi dengan 3V

  • Verbal – pemilihan kata dan struktur pesan.
  • Vocal – intonasi, volume, kecepatan, dan kualitas suara.
  • Visual – ekspresi, gesture, postur, dan bahasa tubuh.

Customer Service perlu menjaga keselarasan antara Verbal, Vocal, dan Visual. Pesan yang baik dapat kehilangan efektivitas apabila disampaikan dengan intonasi atau bahasa tubuh yang tidak sesuai.

9. SMART Handling Complaint

  • Mengapa Customer Complaint terjadi.
  • Memahami penyebab complaint.
  • Tahapan menghadapi complaint.
  • Active Listening terhadap complaint.
  • Membangun Empathy.
  • Mengidentifikasi masalah pelanggan.
  • Menentukan alternatif penyelesaian.
  • Menghadapi pelanggan yang marah.
  • Service Recovery.
  • Follow Up complaint.
  • Workshop, simulasi, dan Role Play Handling Complaint.

Handling Complaint merupakan salah satu kompetensi penting bagi Customer Service Professional. Complaint perlu ditangani dengan cepat, tenang, empatik, dan berorientasi pada solusi. Penanganan yang tepat dapat membantu memulihkan kepercayaan pelanggan dan mengubah pengalaman negatif menjadi kesempatan memperkuat hubungan.

10. Menghadapi Pelanggan yang Marah

  • Memahami penyebab kemarahan pelanggan.
  • Menjaga ketenangan dan profesionalisme.
  • Tidak mengambil complaint secara personal.
  • Mendengarkan tanpa memotong pembicaraan.
  • Menunjukkan empati.
  • Mengklarifikasi masalah.
  • Memberikan alternatif solusi.
  • Melakukan eskalasi apabila diperlukan.

Ketika menghadapi pelanggan yang marah, Customer Service perlu mampu mengelola emosi diri sendiri sebelum mengelola situasi pelanggan. Kemampuan menjaga ketenangan, mendengarkan, dan berkomunikasi secara profesional membantu mencegah eskalasi konflik.

11. Penampilan Professional Customer Service

  • Pentingnya penampilan profesional dalam dunia layanan pelanggan.
  • Inner Beauty & Outer Beauty.
  • Professional Grooming.
  • Cara penampilan diri.
  • Cara berpakaian.
  • Cara merawat tubuh.
  • Personal Hygiene.
  • Professional Body Language.
  • Workshop, simulasi, dan Role Play.

Penampilan merupakan bagian dari pengalaman pelayanan. Customer Service yang rapi, bersih, percaya diri, dan memiliki bahasa tubuh profesional dapat memberikan kesan positif sekaligus memperkuat citra perusahaan di mata pelanggan.

12. Do & Don’t Sebagai Professional Customer Service

  • Sikap yang harus dilakukan Customer Service Professional.
  • Perilaku yang perlu dihindari dalam pelayanan.
  • Etika berinteraksi dengan pelanggan.
  • Menjaga kerahasiaan informasi pelanggan.
  • Menjaga konsistensi pelayanan.
  • Menjaga profesionalisme dalam situasi sulit.

Customer Service Professional untuk Meningkatkan Customer Experience

Setiap interaksi antara pelanggan dan Customer Service merupakan bagian dari Customer Experience. Pelanggan akan menilai perusahaan berdasarkan kecepatan pelayanan, keramahan, ketepatan informasi, kemudahan memperoleh solusi, dan bagaimana mereka diperlakukan ketika menghadapi masalah.

Customer Service Professional membantu menciptakan pengalaman yang lebih positif melalui pelayanan yang konsisten, empatik, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Customer Service Excellence untuk Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Customer Service Excellence merupakan upaya memberikan pelayanan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan serta harapan pelanggan. Pelayanan prima tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh attitude, komunikasi, empati, kecepatan respons, dan kemampuan menyelesaikan masalah.

Penerapan Service Excellence secara konsisten membantu perusahaan meningkatkan Customer Satisfaction, membangun kepercayaan, serta memperkuat hubungan dengan pelanggan.

Customer Service Professional untuk Meningkatkan Customer Loyalty

Customer Loyalty dibangun melalui serangkaian pengalaman positif yang diterima pelanggan. Customer Service memiliki peran penting karena sering menjadi pihak yang berinteraksi dengan pelanggan ketika pelanggan membutuhkan informasi, bantuan, maupun penyelesaian masalah.

Pelayanan yang profesional dan konsisten dapat memperkuat kepercayaan pelanggan sehingga mendukung Customer Retention dan Customer Loyalty dalam jangka panjang.

Handling Complaint untuk Memulihkan Kepercayaan Pelanggan

Complaint merupakan feedback penting yang dapat menunjukkan adanya gap antara harapan pelanggan dan pengalaman yang diterima. Customer Service perlu mampu melihat complaint sebagai kesempatan untuk memahami pelanggan serta memperbaiki kualitas produk, proses, maupun pelayanan.

Melalui Complaint Handling dan Service Recovery, perusahaan dapat menangani masalah pelanggan secara profesional sekaligus berupaya memulihkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan.

Communication Skill untuk Customer Service

Customer Service membutuhkan kemampuan komunikasi untuk menggali kebutuhan, memberikan informasi, melakukan klarifikasi, menjelaskan prosedur, memberikan solusi, dan menghadapi complaint. Komunikasi harus jelas, ramah, profesional, dan mudah dipahami.

Kemampuan Active Listening, Verbal Communication, Vocal Communication, Visual Communication, Empathy, dan Questioning Skill membantu Customer Service memahami pelanggan secara lebih baik dan mengurangi risiko kesalahpahaman.

Positive Mindset untuk Customer Service Professional

Pelayanan pelanggan membutuhkan konsistensi sikap meskipun Customer Service menghadapi tekanan, target, complaint, maupun pelanggan dengan karakter yang berbeda. Positive Mindset membantu petugas mempertahankan orientasi pelayanan dan mencari solusi ketika menghadapi tantangan.

Building Relationship & Trust dengan Pelanggan

Hubungan pelanggan dibangun melalui kepercayaan. Customer Service dapat membantu membangun trust dengan memberikan informasi yang akurat, memenuhi komitmen, menjaga konsistensi pelayanan, menunjukkan empati, dan melakukan follow up terhadap kebutuhan pelanggan.

Kepercayaan yang terbentuk melalui interaksi positif dapat mendukung Customer Satisfaction, Customer Retention, Customer Loyalty, dan hubungan bisnis jangka panjang.

Kompetensi yang Dikembangkan

  • Customer Service Professional.
  • Customer Service Excellence.
  • Service Excellence.
  • Positive Mindset.
  • Professional Attitude.
  • Building Relationship.
  • Building Customer Trust.
  • Interpersonal Communication.
  • Active Listening.
  • Assertive Communication.
  • Emotional Management.
  • Handling Complaint.
  • Service Recovery.
  • Professional Grooming.
  • Problem Solving.
  • Customer Experience.
  • Customer Satisfaction.
  • Customer Loyalty.

Target Peserta Training

Training Customer Services Professional ditujukan bagi Customer Service, Customer Care, Front Liner, Front Office, Receptionist, Call Center, Contact Center, Customer Relation Officer, Service Officer, Sales Support, Administrative Staff, Supervisor, Team Leader, serta pihak-pihak yang membutuhkan peningkatan kompetensi dalam pelayanan dan pengelolaan hubungan pelanggan.

Team Trainer Johnson Indonesia

  • Johnson Alvonco, Ph.D.

Metode Training

  • Interactive Class Training.
  • Individual Exercise.
  • Group Workshop & Case Study.
  • Simulation.
  • Role Play.
  • Offline Training.
  • Online Training – Optional Program.

Jadwal Training Customer Services Professional 2026

Periode Tanggal Pelaksanaan
Agustus 2026 20–21 Agustus 2026
September 2026 15–16 September 2026
Oktober 2026 15–16 Oktober 2026
November 2026 19–20 November 2026
Desember 2026 09–10 Desember 2026

Jadwal Training Customer Services Professional 2027

Periode Tanggal Pelaksanaan
Januari 2027 07–08 Januari 2027
Februari 2027 05–06 Februari 2027
Maret 2027 10–11 Maret 2027
April 2027 06–07 April 2027
Mei 2027 18–19 Mei 2027
Juni 2027 08–09 Juni 2027
Juli 2027 14–15 Juli 2027

Lokasi Training

Alternatif lokasi Offline Training antara lain Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Hotel Holiday Inn, dan lokasi lainnya sesuai kebutuhan. Lokasi dapat disesuaikan berdasarkan permintaan dan akan dikonfirmasikan kembali kepada peserta.

Untuk Private Training, program dapat dilaksanakan di Johnson Training Center, Komplek Daan Mogot Baru 3A/10, Jakarta Barat.

Fee Investasi Training Customer Services Professional

Offline Training Jakarta

Rp5.950.000/orang untuk pelaksanaan selama 2 hari dengan minimal pengiriman 3 peserta dan PASTI RUNNING di hotel.

Investasi sudah termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Offline Training Luar Kota Jakarta

  • Rp12.000.000/orang – PASTI RUNNING.
  • Rp8.500.000/orang – pengiriman 1–5 peserta.
  • Rp8.000.000/orang – pengiriman di atas 5 peserta.
  • Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Private Onsite Training

  • Rp8.000.000/orang / 2 hari – PASTI RUNNING.
  • Rp5.950.000/orang / 1 hari – PASTI RUNNING.
  • Lokasi: Training Center Johnson Indonesia.
  • Termasuk Seminar Kit, Certificate, Lunch, Snack, dan Souvenir.

Online Training

Rp5.500.000/orang untuk pelaksanaan training selama 2 hari, pukul 09.00–16.00 WIB.

Daftar Perusahaan Client yang Telah Mengikuti Training Ini

  • PT Novartis Indonesia
  • PT Wirasuasta Gemilang Indonesia (WGI)
  • Universitas Bandar Lampung
  • Universitas Lampung
  • PT Bank DBS Indonesia
  • PT Global Multimedia Network
  • PT Komatsu Remanufacturing
  • PT Megah Medika Pharma
  • PT Jagat Interindo
  • PT Wahyu Abadi
  • PT Yamaha Indonesia

Daftar di atas mengikuti perusahaan dan institusi yang tercantum pada halaman Training Customer Services Professional. Informasi perusahaan lainnya yang telah menggunakan layanan Johnson Indonesia dapat dilihat melalui halaman Daftar Client Johnson Indonesia.

Public Training Customer Services Professional

Johnson Indonesia menyediakan Public Training Customer Services Professional untuk meningkatkan kompetensi Customer Service, Customer Care, Front Liner, Front Office, Receptionist, Call Center, serta profesional lain yang memiliki tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.

In-House Training Customer Services Professional

Program In-House Training Customer Services Professional dapat disesuaikan dengan industri, standar pelayanan perusahaan, Customer Journey, karakter pelanggan, SOP Customer Service, KPI pelayanan, proses Complaint Handling, serta tantangan aktual yang dihadapi tim. Workshop, simulasi, dan Role Play dapat menggunakan kasus perusahaan sehingga pembelajaran lebih relevan dan aplikatif.

Training Terkait – Internal Link

Untuk memperkuat kompetensi Customer Service, Service Excellence, Customer Relationship, Complaint Handling, Customer Satisfaction, Customer Retention, dan Customer Loyalty, peserta juga dapat mengikuti program terkait berikut:

Customer Service Professional untuk Front Liner

Front Liner menjadi salah satu representasi utama perusahaan dalam memberikan pengalaman kepada pelanggan. Karena itu, Customer Service dan Front Liner membutuhkan Professional Attitude, Product Knowledge, Communication Skill, Emotional Intelligence, Positive Mindset, dan Problem Solving agar dapat memberikan pelayanan secara konsisten.

Customer Service Professional dan Customer Relationship Management

Customer Service memiliki peran penting dalam Customer Relationship Management karena setiap interaksi merupakan kesempatan untuk memperoleh Customer Insight sekaligus membangun relationship. Informasi mengenai kebutuhan, pertanyaan, complaint, dan feedback pelanggan dapat membantu perusahaan meningkatkan kualitas produk, layanan, dan Customer Experience.

Service Excellence untuk Membangun Corporate Image

Pelanggan sering menilai perusahaan melalui pengalaman pelayanan yang mereka terima. Pelayanan yang ramah, cepat, tepat, profesional, dan konsisten dapat membantu membangun Corporate Image yang positif sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap perusahaan.

Customer Service dan Customer Retention

Customer Service dapat memberikan kontribusi terhadap Customer Retention melalui pelayanan yang responsif, follow up yang baik, penyelesaian masalah, serta kemampuan menjaga hubungan dengan pelanggan. Pengalaman pelayanan yang positif memberikan alasan tambahan bagi pelanggan untuk mempertahankan hubungan dengan perusahaan.

Mengapa Memilih Johnson Indonesia?

Johnson Indonesia – Training Provider Since 2002 menyediakan Public Training, In-House Training, Corporate Training, Private Training, Offline Training, dan Online Training untuk membantu perusahaan meningkatkan kompetensi profesional serta kualitas sumber daya manusia.

Melalui Training Customer Services Professional Johnson Indonesia, peserta memperoleh pembelajaran mengenai Customer Service Excellence, Positive Mindset, Building Relationship & Trust, Interpersonal Communication, SMART Handling Complaint, Professional Appearance, serta berbagai keterampilan yang dapat diterapkan dalam aktivitas pelayanan sehari-hari.

Daftar Training Customer Services Professional

Tingkatkan kualitas pelayanan, komunikasi, profesionalisme, kemampuan menangani complaint, serta hubungan dengan pelanggan melalui Training Customer Services Professional Johnson Indonesia. Program tersedia dalam format Public Training, In-House Training, Private Training, Offline Training, dan Online Training sesuai kebutuhan peserta maupun perusahaan.

“`

 

Scroll to Top
Call Us Now